21 April 2009

HORAS

HORAS
Oleh : B. Marada Hutagalung


Horas!!! Adalah sebuah kata (seruan) yang sudah umum diucapkan oleh masyarakat Batak, secara khusus Batak Toba, Simalungun, dan Mandailing. Dan kata ini merupakan ungkapan sapaan yang sudah menjadi ciri khas bagi orang Batak (Toba, Simalungun, dan Mandailing) – sedangkan orang Batak Pakpak menyebutnya Njuah-juah, dan Batak Karo menyebutnya Mejuah-juah.

Penggunaan kata Horas pada umumnya diucapkan untuk menyambut para tamu di berbagai acara adat Batak. Pada acara tertentu kata Horas diucapkan sebanyak 3 (tiga) kali untuk membuka/menutup acara, bahkan diucapkan sebanyak 1 (satu) atau 3 (tiga) kali pada awal dan sebelum penyampaian kata sambutan. Di samping itu juga kata ini diucapkan sebanyak 1 (satu) kali untuk menyapa teman-teman atau keluarga lain. Jika diucapkan kata Horas sebanyak 3 (tiga) kali maka seruan itu akan dibalas juga dengan ucapan kata Horas sebanyak 3 (tiga) kali, demikian juga dengan ucapan seruan kata Horas sebanyak 1 (satu) kali maka akan dibalas dengan seruan kata Horas sebanyak 1 (satu) kali. Sekarang kata ini sudah dipergunakan pada semua acara yang – tentu yang ada kaitannya dengan masyarakat Batak, atau acara yang dipenuhi oleh orang-orang suku Batak meski acara tersebut bukan acara Batak.

Pengertian, juga makna (defenisi) kata Horas sangatlah luas, dan penggunaannya kata Horas juga digunakan tergantung pada situasi waktu dan tempatnya. Namun kita tidak terlalu perlu bingung untuk mengartikan kata Horas karena pengertiannya sama dengan ucapan yang sudah umum dengan budaya suku bangsa lain seperti kata Yahowu, Syalom, Assalamualaikum, dan lain sebagainya, hanya penggunaannya yang sedikit berbeda sesuai dengan tata cara bahasa masing-masing suku bangsa tersebut.


Mari kita lihat cara penggunaanya :
Horas = salam, damai sejahtera; sehat, senang, makmur.
..... Horas ma di hamu sude = damai sejahtera/salam bagi saudara/i sekalian
Parhorasan = berkat, kesejahteraan, kedamaian, kemakmuran, kesenangan, kesehatan.
..... Sai dapot hamuna ma parhorasan = Semoga engkau mendapat berkat/kesejahteraan/kemakmuran
Marhorashoras = merasa senang; menyerukan selamat-selamat.
Manghorasi = menyehatkan orang, merestui, meridoi.
Horas-Horas = selamat-selamat.
..... Sai horas-horas ma hamu di pardalanan da! = Semoga engkau/kalian selamat-selamat di perjalanan!

Di samping itu ada juga arti kata horas tidak sama dengan kata Horas yang dibahas pada topik ini. Artinya, tulisan dan ucapannya sama namun artinya berbeda yakni kata horas artinya keras, contoh dalam penggunaan kalimat yaitu : Hata na horas = kata yang keras (yakni : keras mengenai perkataan, ucapan).

Ada juga pemahaman kata Horas yang dipelesetkan dengan memanjangkan kata tersebut, yang sudah mulai menjadi kata umum bagi orang Batak, yaitu kata Horas dipanjangkan menjadi Holan Raja Sude, jika diartikan perkata: Holan = Hanya; Raja = raja, Sude = semua, maka terjemahannya secara bebas adalah Hanya Raja Semuanya. Bila dikaji lebih dalam bahwa kata yang dipelesetkan menjadi kepanjangan Holan Raja Sude adalah ditujukan kepada orang Batak. Namun, kepada saudara/i pembaca tidak perlu memahaminya secara mendalam karena istilah tersebut tidak ada dalam pribahasa Batak – itu hanya pelesetan saja, mengingat orang Batak dulunya lebih senang atau suka disebut sebagai Raja (raja), anak ni raja (putra raja), dan boru ni raja (putri raja) maka muncul istilah kepanjangan dari kata Horas.

Akhir kata, marilah kita selalu menjaga budaya kita agar tidak punah begitu saja karena itulah merupakan tanda keunikan bagi suku kita masing-masing.


HORAS!!! HORAS!!! HORAS!!!

Sekian dan Terima Kasih!!!


B. Marada Hutagalung

19 April 2009

Lain-lain

Agama

Menu Ini meliputi :

14 April 2009

Daftar Lagu Ciptaan

Ini merupakan link-link dari semua lagu, ciptaan B. Marada Hutagalung, S.Th, sekaligus menjelaskan secara singkat mengenai keterangan lagu-lagu tersebut. Beberapa lagu juga disertai musik berformat *.Mid.

Sebenarnya sudah banyak lagu yang saya (B. Marada Hutagalung) ciptakan namun tidak semua saya tampilkan dikarenakan oleh berbagai hal. Namun dalam menciptakan lagu, masih banyak kelemahan saya, dan banyak kendala yang dapat membuat saya untuk tidak membuat lagu. Memang di dalam membuat lagu harus ada dukungan dari berbagai pihak termasuk orang tua.

Banyak lagu yang saya ciptakan namun belum ada satu pun yang direkam secara langsung oleh perusahaan musik apa saja, kecuali lagu yang saya rekam sendiri. Kendati demikian itu tidak mengurangi saya untuk menciptakan lagu.

Lagu-lagu tersebut bukanlah hasil ciplakan atau tiruan dari lagu orang-orang lain, melainkan asli hasil karya saya sendiri yang diinspirasikan dari berbagai pengalaman pribadi atau situasi yang terjadi. Dan bila mana lagu-lagu ini diaransemen ulang mohon dikonfirmasi izin saudara/i kepada yang bersangkutan (hubungi saya dengan mengklik link ContactUs - Links).

Sebagai catatan, untuk membuka situs ini gunakan aplikasi Browser Mozilla FireFox, SeaMonkey, Flock, Internet Explorer Versi Baru. Untuk membuka link-linknya gunakan klik kanan pada salah satu link untuk membukanya / mengambilnya (Download).

Semua daftar lagu yang diciptakan oleh B. Marada Hutagalung secara rinci telah dipublikasikan pada sebuah situs khusus yakni : klik http://maradagv.blogspot.com


Ikuti terus perkembangan situs tersebut, karena situs khusus tersebut akan di-Update
apabila ada pertambahan lagu atau perubahan lagu.


B. Marada Hutagalung

13 April 2009

Lagu / Koor : Boan Au Tu Lomo Ni RohaM / Ke Jalan Yang Kau Kehendaki

Boan Au Tu Lomo Ni RohaM / Ke Jalan Yang Kau Kehendaki adalah sebuah lagu koor Kristen/Katolik yang berbahasa Indonesia dan bahasa batak toba yang diciptakan  oleh B. Marada Hutagalung pada tanggal 22/28 Januari 2005 di Tarutung, yang kemudian lagu tersebut disempurnakan kembali dan juga diaransemen ulang pada tanggal 24 Maret 2024.

Lagu ini tersedia dalam kategori Koor Gemende (Campuran/SATB), Pria (TTBB) dan Wanita (SSA/SMA). Selanjutnya, Partitur dan musiknya dapat diunduh di bawah ini:

PARTITUR/TEKS (PDF):

Silahkan Unduh/Download Partitur dan Musik:

Video Pengiring SATB/Gemende: Klik Lihat
Video Pengiring TTBB/PriaKlik Lihat
Video Pengiring SSA/WanitaKlik Lihat
Video KeseluruhanKlik Lihat


Video Musik Pengiring SATB:

Video Musik Pengiring TTBB:

Video Musik Pengiring SSA/SMsA:

10 April 2009

Situasi Pemilu 2009 di Tarutung

Situasi Pemilu 2009 di Tarutung


Tarutung, maradagv (09/04/09)

Situasi Pemilu di Tarutung aman-aman saja, dan polisi juga telah dikerahkan untuk menjaga keamanan kota.

Sistem Pemilu sangat jauh berbeda dari sebelumnya sehingga banyak para pemilih tetap bingung untuk memilih siapa yang harus dipilih mengingat partai dan calegnya yang sangat begitu banyak.
Khusus di TPS-V Hutatoruan X Kec. Tarutung (di SMA-1 HKBP Tarutung), seorang Ibu-ibu berkata bahwa kertas Surat Suara ini sangat merepotkan, besarnya saja sudah sama dengan ukuran koran, bahkan lebih. Lebih anehnya lagi, ada beberapa orang menanyakan salah satu nama anggota DPD-RI. Apa nama partai si xxx? Aku jawab bahwa yang ditanya itu bukanlah Caleg dari partai tapi DPD. Kalau mencontreng anggota DPD-RI ingat aja nomornya, jangan partainya. Tapi kalau Caleg DPRD Tk-II, Tk-I, DPR-RI, pertama ingat dulu nomor dan nama partainya, kedua ingat nomor urut dan nama calegnya.

Apa boleh buat, terjadilah belajar cepat cara mencontreng Caleg DPRD Tk-II, Tk-I, DPR-RI dan DPD-RI. Kendati demikian, kegiatan Pemilu aman-aman saja.

Sebagai Catatan :
Mohon maaf kepada para pembaca situasi Pemilu 2009 ini tidak semuanya ditinjau karena kondisi kesehatan penulis tidak memungkinkan.

Mohon maaf, kenapa ya panitia KPPS-nya itu-itu aja melulu? Ga’ pernah-pernah diganti? Sekeluarga lagi? Bahkan kebanyakan yang tua-tua, kemana yang muda-muda?

Info mengenai data suara kita lihat dan dengar saja dari media yang sudah dikhususkan untuk itu.


B. Marada Hutagalung

03 April 2009

PUISIKU-10: Menggapai Cita - Cinta

Menggapai Cita - Cinta

Hidup ini adalah indah bila kubisa nikmati
Namun aku yang hijau masih merasa kekurangan
Hanya karena keinginan belaka yang tak dapat kugenggam

Ah, Tuhan itu tidak adil…!
Kenapa aku harus memikul derita ini…?
Aku hanya merenggut angin…!

Ah, ternyata aku hanya mendapatkan mimpi buruk
Tak satu pun insan yang bisa membantuku
Kepada siapa lagi aku harus memohon?

Aku hanya sekelumit tumbuhan yang masih berdaun hijau
Yang selalu didatangi berbagai macam hama...
Yang selalu diterpa cuaca yang tak menentu
Aku mimpikan air datang namun kemarau yang menemuiku
Aku mimpikan cahaya menyinariku namun kegelapan yang menghampiriku

Tatkala aku mengidamkan air dan cahaya...
Namun, daun yang lain lebih lebar dan lebat
Hinggaku tertutupi olehnya
Cara lain kulakukan, dengan akar aku berusaha meresap air
Namun, akar yang lain lebih besar dan banyak,
Hinggaku terdesak oleh akarnya

Tidak, tidak, tidak....!
Aku tak boleh menyerah....!
Sekalipun aku hanya tumbuhan kecil
Aku harus bertahan....
walauku hanya mendapatkan setetes air
walauku hanya sedikit berkas cahaya yang kudapat

Tuhan, mampukanlah aku menikmati hidup ini
mampukanlah aku memikul penderitaan ini...
Tuhan, aku yakin Engkau hadir dalam hidupku
Menemaniku untuk bertumbuh dan berkembangkan

Tuhan, aku butuh air....!
Tuhan, aku butuh cahaya...!
Hanya itu yang kuimpikan......
Tarutung, 10 Oktober 2008
Oleh : B. Marada Hutagalung, S.Th


Lagu / Koor : Cinta Suci

Lagu / Koor : Cinta Suci

Cinta Suci adalah sebuah Judul Lagu / Koor Rohani yang diciptakan/diarensemen oleh B. Marada Hutagalung, S.Th, pada tanggal 04 januari 2005.

Bagi anda yang berminat mempelajari dan menyanyikannya klik :
Partiturnya
: Cinta Suci.

Untuk melihat lebih jelas klik : Perbesar.

Untuk mendowloadnya save as saja partitur yang sudah diperbesar.

Lagu ini juga disertai dengan Musik Midi dengan nama file Cinta Suci (B. Marada Htgalung).MID
dengan kapasitas 27,3 Kb. Bisa jadi Ringtone di HP atau bisa digunakan ke alat musik Keyboard yang bisa baca musik format MIDI, klik saja :

Download :
Cinta Suci (B. Marada Htgalung).MID

Cara menyanyikannya :
Intro : ke ayat I - ke ayat II - ke Reff. - kembali ke Intro - ke ayat II - ke Reff. - Ending.

Pengunjung

Flag Counter