06 December 2009

Natal Oikumene Tapanuli Utara (06-12-2009)


Untuk melihat Album Photo klik -  Album Photo

Tema dan Sub Thema Ibadah Natal Oikumene Kabupaten Tapanuli Utara

Thema : Tuhan adalah penolongku, aku tidak akan takut (Ibrani 13:16b)

Sub Thema : Dengan semangat Natal, mari kita saling menguatkan dan meneguhkan hati dan iman untuk membangun Tapanuli Utara yang damai dan sejahtera.

Info :
Acara Posesi dan Ibadah Natal Oikumene Kab. Tapanuli Utara berjalan dengan lancar dan dipadati oleh berbagai lapisan masyarakat di Gedung Serbaguna Tarutung.

Posesi dimulai pada pukul 17.00 WIB di Gedung Sopo Partungkoan Tarutung, berjalan menuju Gedung Serbaguna Tarutung dengan melalui jalan Sisingamangaraja – D.I. Panjaitan Tarutung.

Kata pembukaan disampaikan oleh Ketua Umum Panitia Natal yakni Drs. Sanggam Hutagalung, selaku Sekretaris Daerah Tapanuli Utaram dan kata sambutan juga disampaikan oleh yang mewakili kaum Muslim.

Penyalaan lilin dilaksanakan oleh : Pelayan Firman, Bupati Tapanuli Utara, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Ketua DPRDTapanuli Utara, Dandim 0210 Tapanuli Utara; Kapolres Tapanuli Utara; Ketua Pengadilan Negeri Tarutung, Kepala Jaksa Negeri Tarutung, Ketua Umum BKAG Tapanuli Utara, Ketua Umum Panitia Natal.

Para Pendeta yang ikut ambil bagian acara ibadah Natal adalah :
- Pdt. Resman Pasaribu (GPDI Garoga) selaku pengkhotbah;
- Pdt. E. Hutahaean (GMI);
- Pdt. Y.B. Silaban (GPdI);
- Pdt. R. br. Siregar, S.Th (HKI);
- Pdt. A. Hasugian (GSJA);
- Pdt. J. Sinaga, S.Th (GKLI);
- Pdt. Polin Sihombing, S.Th (GKPI Jemaat Khusus Hutagalung);
- Pdt. S. Simamora, S.Th (GKLI);
- Pdt. P.U.B. Aritonang, S.Th (HKI Tarutung Kota);
- Pdt. Junjungan Simorangkir (PGKPI Res. Simorangkir / Dosen STAKPN Tarutung);
- Pdt. L. Simamora;
- Pdt. O.P. Ompusunggu (GDdI Tarutung);

Paduan Suara yang ikut memeriahkan acara Natal adalah :
- Paduan Suara Gabungan Kaum Bapak, menyanyikan koor “Marsurak do Suruan”;
- Paduan Suara Gabungan Siswa/i, menyanyikan koor “Glory to The Lamb”;
- Paduan Suara Gabungan Kaum Ibu, menyanyikan koor “Mari Puji Akan Dia;
- Paduan Suara Gabungan Kaum Pemuda/Mahasiswa, menyanyikan koor “Opera PSALM”.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan. Sekian dan Terima Kasih.

Dipublikasikan oleh :
B. Marada Hutagalung
http://maradagv.multiply.com
http://maradagv.wordpress.com
http://maradahtgalung.blogspot.com

29 November 2009

Mars Pemuda-Pemudi Tapanuli (Lagu)

Puji Syukur kita panjatkan kepada Tuhan akhirnya Lagu Mars Pemuda-Pemudi Tapanuli Utara telah sukses diciptakan, dan itu dipersembahkan kepada para Pemuda-pemudi Tapanuli agar bersedia dan semangat juang untuk membangun Tapanuli dengan sepenuh hati, sehingga dapat dikumandangkan pada acara Aksi Amal Tapanuli di Serbaguna Tarutung, tanggal 28 Nopember 2009, Pukul 18.00 WIB.

Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada :
  • Frans Manalu, SS (Pengurus Lem-PERAK) yang telah menjadi inspirator saya untuk membuat lagu mars tersebut;
  • Omry Simanjuntak, S.Th yang telah bersedia membuat syairnya;
  • Para Tim Lem-PERAK;
  • Para Anggota Paduan Suara STAKPN Tarutung yang telah bersusah payah  latihan dan menyanyikan lagu mars tersebut;
  • Tongam Sirait, yang ikut mendukung acara tersebut;
  • Bagi orang-orang yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu.

Pada awalnya lagu tersebut diciptakan untuk menjadi Mars Tapanuli Utara (tercipta tgl 04 April 2007), namun gagal ditengah jalan tanpa ada konfirmasi dari Pemkab. Tapanuli Utara. Kendati demikian saya berusaha untuk sabar dan mencoba mencari inspirasi untuk mengubah lagu mars ini menjadi lagu lain. Dan akhirnya pada tanggal 11 Oktober 2009 lagu ini pun menjadi Mars Pemuda-Pemudi Tapanuli, dan itu semua adalah atas karunia Tuhan.

Untuk lebih jelasnya kita mengunduh/mendownloadnya secara gratis :

Lebih lengkapnya dapat mendownloadnya dalam bentuk ZIP (partitur dan midi) :
klik DOWNLOAD!

atau klik DOWNLOAD! (Drive.Google.com)

atau secara otomatis, klik di bawah ini:


B. Marada Hutagalung

Hasadaon Ni Roha (Lagu/Koor)

Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas kasih karunianyalah saya bisa menciptakan sebuah lagu Natal, dan itu tercipta adalh untuk kemuliaan nama-Nya.

Terima kasih juga buat Julfri Situmeang (Warga Dusun Riaria II, Kel. Situmeang Habinsaran, Kec. Sipoholon, Tapanuli Utara) yang telah bersedia membuat syair lagu ini, sehingga lagu ini tercipta pada tanggal 26 Nopember 2009 (Dini hari) di Tarutung, dengan judul Hasadaon Ni Roha adalah sebuah lagu atau koor rohani Kristen yang bernuansa Natal.

Silahkan ambil jika anda berminat untuk membawakannya ke acara natal di lingkungan di mana anda berada. Tidak dipungut biaya, dan gratis diambil demi memuliakan nama Tuhan.


Lebih lengkapnya dapat mendownload partiturnya dalam bentuk PDF :
klik DOWNLOAD!

atau klik DOWNLOAD! (Drive.Google.com)

atau secara otomatis, klik di bawah ini:



Syalom and Selamat menjelang Hari Natal.

10 November 2009

Movie - Transformers


Untuk melihat Album Photo klik -> Album Photo


Akhirnya saya dapat menonton Film Transformers 1 dan 2 yang disutradarai oleh Michael Bay. Film inim merupakan salah satu film yang menjadi film favorit saya, untuk saya memposting kembali film ini

Benar-benar seru, dan penuh kreasi serta ada makna tersendiri.

Memang keliatannya tidak masuk akal, namun bukan itu yang perlu kita lihat, melainkan tujuan dan kreasi film tersebut.

Transformers bagian ketiga akan dirilis pada Tahun 2010 yang akan datang.

Diposting ulang : B. Marada Hutagalung

19 October 2009

Objek Wisata Pemandian Air Soda Tarutung


Untuk melihat Album Photo klik -> Album Photo
Pemandian Air Soda yang satu ini adalah merupakan salah satu objek wisata di Tarutung yang berlokasi di desa Parbubu, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Propinsi Sumatera Utara.
Pemandian Air Soda di Indonesia hanya ada satu yakni di Tarutung, yang diyakini bisa menyembuhkan penyakit kulit. Di samping itu bila dirasakan dengan lidah rasanya asam jauh berbeda dengan air biasa. Debit airnya sangat banyak, dan terus menerus berganti serta tidak kunjung habis.
Lokasi pemandian tersebut berada di areal persawahan dan merupakan posisi yang unik karena diwanai dengan pemandangan yang indah.
Jika berminat untuk berwisata ke Tarutung jangan lupa ke Pemandian Air Soda Tarutung.
Sekian.
Dipublikasikan oleh :
B. Marada Hutagalung

http://maradagv.wordpress.com

17 October 2009

Menjadi Aktivis Kristus Nasionalistis

Menjadi Aktivis Kristus Nasionalistis *)
Tinjaun Spiritualitas untuk Menerapkan Kepelayanan Kristus
dan Jiwa Nasionalis terhadap Aktivis GMKI
( Oleh : B. Marada Hutagalung, S.Th )
Pengantar
Topik ini mungkin belum pernah kita dengar atau kita baca, namun apabila ada topik lain yang mirip dengan topik ini, itu hanya bagian tertentu saja yang sama isinya.
Sebelum kita membahas topik ini ada baiknya kita memngetahui pengertian secara singkat dari pada Aktivis Kristus yang Nasionalistis.
Kata aktivis berasal dari kata aktif, artinya dinamis atau selalu bergerak dalam berbagai kegiatan/pelayanan tertentu yang bersifat sosial. Jadi aktivis adalah orangnya yang aktif melakukan kegiatan-kegiatan sosial tertentu, pelayanan tertentu. Kata tersebut merupakan sebutan untuk anggota-anggota organisasi, atau kelompok-kelompok tertentu, seperti organisasi Partai Politik, organisasi kemahasiswaan, organisasi masyarakat atau kepemudaan, LSM, dan lain-lain. Agar lebih sederhana dan mudah dimengerti maka kata aktivis dimaknai sebagai Pengikut/Pelayan. Dikatakan demikian berarti harus menjalankan dan melaksanakan perintah dan aturan dari sesuatu hal atau objek yang diikutinya.
Sedangkan Kristus mungkin sedikit banyak kita sudah tahu. Kristus adalah nama kedua dari pada Yesus yang kita imani sebagai Tuhan kita yang telah menyelamatkan, sedang menyelamatkan dan akan menyelamatkan manusia. Yesus Kristus adalah merupakan teladan bagi manusia, dan semua perintah-Nya harus kita laksanakan dengan hati yang ikhlas di samping kita memohon berkat dan pengampunan kepada-Nya.
Bagaimana dengan pengertian Nasionalistis? Kata nasionalistis berasal dari kata nasionalis yaitu yang berhubungan dengan kebangsaan, kecintaan terhadap negara, dengan akar kata nasional, artinya kebangsaan, kenegaraan. Maka pengertian nasionilistis adalah bersifat nasionalis, berjiwa nasionalis, memiliki sifat yang nasionalis,
Maka dengan demikian pengertian Aktivis Kristus Nasionalistis adalah Pengikut/Pelayan Kristus yang berjiwa nasionalis.
Pokok Pembahasan
Menjadi Aktivis Kristus Nasionalistis perlu diterapkan dalam jiwa para aktivis GMKI. Sebab dalam masa kini para aktivis GMKI sudah mulai mementingkan hanya organisasi saja, malahan juga mementingkan pribadi. Itu tidak bisa kita pungkiri karena pada kenyataannya memang demikian. Perhatikan saja saudara/i kita yang pada awalnya ingin menjadi aktivis GMKI namun berubah menjadi apatis kita melihat sifat dan perbuatan dari pada aktivis GMKI yang tidak sesuai lagi dengan keteladanan Kristus. Bahkan sifat kebangsaan dari para aktivis pun sudah mulai pudar.
Apa yang menyebabkan demikian? Sebagai aktivis GMKI kemungkinan besar tidak menfilter dirinya dari berbagai pengaruh yang datang terhadap dirinya yang tidak diketahui bisa merusak jiwanya atau moralitasnya. Seperti halnya pengaruh lingkungan, perkembangan zaman, dan lain sebagainya. Di samping itu juga kurangnya pembinaan yang didapatkan oleh aktivis GMKI.
Untuk apa menjadi Aktivis Kristus Nasionalistis harus diterapkan dalam jiwa aktivis GMKI? Sederhana saja jawabannya, yakni supaya para aktivis GMKI benar-benar bisa menjadi pengikut/pelayan Kristus yang teladan yang tentunya melayani semua orang tanpa memandang latar belakang suku, agama, adat, budaya, pendidikan, dan lain-lain.
Relevankah menjadi Aktivis Kristus Nasionalistis terhadap Tiga Medan Pelayanan GMKI (= melayani Kampus, Gereja dan Bangsa/Masyarakat)? Sangat relevan, sebab bila menjadi Aktivis Kristus Nasionalistis maka :
  1. Sang aktivis GMKI akan mampu membawakan nama Kampus dengan baik sekaligus menjadi contoh teladan yang akan mempengaruhi para mahasiswa untuk berbuat hal-hal yang benar dan baik (cepat atau lambat), mampu mengikuti peraturan kampus dan juga memberikan saran dan kritik yang membangun terhadap kampus dan lingkungannya;
  2. Sang aktivis GMKI akan selalu aktif dalam berbagai pelayanan gereja sesuai dengan kemampuan yang ada. Contoh : aktif di organisasi kepemudaan gereja serta aktif dalam kegiatannya; mengajar anak-anak sekolah minggu; menjadi organis/musisi gereja; pelatih paduan suara gereja; melakukan aksi pelayanan GMKI ke gereja, dan lain sebagainya. Di samping itu sang aktivis akan menjadi contoh yang baik dan benar bagi pemuda/i gereja dan juga jemaat gereja;
  3. Sang aktivis GMKI akan mampu melayani masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, adat, termasuk pendidikan, status, dan lain sebagainya. Di samping itu juga tidak melanggar peraturan yang berlaku di negaranya, di lingkungannya, dan di daerahnya. Contoh terorganisir : PP atau BPC GMKI melakukan aksi penggalangan dana yang diperuntukkan bagi korban bencana, melakukan penyuluhan-penyuluhan terhadap masyarakat yang bekerjasama dengan lembaga/insntansi pemerintah. Contoh secara individu : tidak melanggar peraturan yang berlaku, menjadi contoh yang teladan di lingkungannya, ramah terhadap orang-orang sekitarnya, dan lain-lain sebagainya.
Apakah menjadi Aktivis Kristus Nasionalistis mampu menempuh Tri Panji GMKI? Tentu mampu meski tidak sesempurna mungkin, karena : Pertama, bila para aktivis GMKI mampu meniru keteladanan dan cara kepelayanan Kritus, maka dengan demikian berarti para aktivis GMKI telah memiliki iman yang tinggi; Kedua, bila para aktivis GMKI selalu belajar sepanjang hidupnya, belajar di kampus dan di luar, mengikuti perkembangan pengetahuan dan informasi yang ada dengan menfilternya yang kemudian dapat diterapkan dalam kehidupannya, maka dengan demikian berarti para aktivis GMKI telah memiliki ilmu yang tinggi; Ketiga, bila para aktivis GMKI taat melakukan peraturan-peraturan yang berlaku (di negaranya, di lingkungannya, di daerahnya), membantu orang lain serta menjunjung tinggi nama bangsa, maka dengan demikian berarti para aktivis GMKI telah memiliki pengabdian yang tinggi. Mungkin saudara/i sekalian pernah mendengarkan lagu Tri Panji GMKI : Tinggi imanmu, Tinggi Ilmu, dan Tinggi Pengabdianmu.
Apakah menjadi Aktivis Kristus Nasionalistis bisa mempelajari politik? Bisa saja, karena itu juga bagian dari hidup kita dan juga merupakan ilmu, namun kita tidak boleh berpolitik secara praktis. Kita belajar politik adalah untuk mengetahui apa yang terjadi dan bagaimana menghadapinya tanpa harus merugikan orang lain. Jika kita telah merugikan orang banyak maka kita bukanlah aktivis GMKI yang memiliki tiga medan pelayanan, dan tidak akan mampu menempuh Tri Panji GMKI. Satu hal yang terpenting, khusus anggota biasa GMKI bisa menjadi anggota Partai Politik, sedangkan Pengurus Cabang/Wilayah/Pusat tidak diperbolehkan menjadi anggota/pengurus partai politik, kecuali mengundurkan diri dari kepengurusan GMKI dan menjadi anggota biasa (hal itu diatur dalam AD/ART GMKI).
Untuk menjadi aktivis Kristus Nasionalistis syarat-syaratnya tidak banyak namun tidak gampang melaksanakannya karena harus siap menghadapi penderitaan seperti yang dialami oleh Yesus Kristus; tidak lari dari masalah (lih. Lukas 6:10; bnd. Filipus 4:13); tidak kuatir dalam hidupnya dan mencari kerajaan Allah (Matius 6:25-34); harus bisa menjadi garam dan terang dunia (Matius 5:13-16); mengasihi sesama dan juga musuh (Matius 5:43-44; Lukas 6:27-36); menguduskan diri karena diri kita adalah bait Allah (I Korintus 3:16-17), dan lain-lain.
Syarat-syarat tersebut antara lain :
- Taat kepada Tuhan Yesus Kristus, UUD RI Tahun 1945, Peraturan-peraturan atau norma-norma yang berlaku, AD/ART GMKI, peraturan Kampus;
- Siap menghadapi penderitaan yang datang dan tidak lari dari masalah;
- Bersedia melayani gereja, kampus dan masyarakat/negara;
- Kritis tapi membangun dan tidak merusak;
- Memiliki bakat apa saja yang bisa digunakan untuk melayani gereja, kampus dan masyarakat/negara;
- Memiliki berbagai pengetahuan dan ilmu yang tidak hanya didapatkan dari kampus atau dari orang tua, yang bisa digunakan untuk hidupnya dan untuk orang lain;
- Bepikir jauh ke depan (optimis) dan juga berikir inovatif serta kreatif;
- Memiliki jiwa persaudaraan ke semua pihak namun tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang merusak moral dan iman;
- Memiliki jiwa patriotisme dan diplomatisme;
- Tidak sombong, iri dan benci/dendam, malas.
Bagaimanakan cara untuk menjadai Aktivis Kristus Nasionalistis? Caranya antara lain :
  1. Belajar untuk menjunjung tinggi nama dan martabat negara, Kampus dan GMKI, juga termasuk keluarga dan organisasi lain yang diikuti, dan terlebih-lebih menjunjungi tinggi Nama Tuhan Yesus Kristus;
  2. Belajar mengenal diri sendiri dan orang lain;
  3. Belajar untuk meniru keteladanan Yesus Kritus, melalui khotbah yang disampaikan, dari Alkitab yang tentunya dihayati, dan diamalkan/dilaksanakan;
  4. Selalu belajar dari orang sudah mengerti;
  5. Belajar dari pengalaman;
  6. Belajar dari berbagai media;
  7. Belajar untuk menyeimbangkan kegiatan di kampus dan kegitan di luar;
  8. Belajar untuk mengembangkan bakat yang ada dalam diri;
  9. Belajar untuk memecahkan masalah;
10. Belajar untuk menuatukan persepsi;
11. Bekerjasama dengan orang lain untuk menyelesaikan masalah;
12. Belajar untuk tidak jadi orang sombong, iri, benci/dendam, malas;
13. Aktif mengikuti salah satu atau lebih kegiatan/organisasi;
14. Belajar untuk memahami kekurangan diri sediri;
15. Belajar untuk menghormati kelebihan orang lain;
16. Belajar untuk menerima kekurangan dan perbedaan orang lain;
17. Belajar untuk memaafkan orang lain;
18. Belajar untuk mengakui kesalahan diri sendiri;
19. Belajar untuk memahami berbagai peraturan-peraturan yang ada;
20. Belajar untuk mendapatkan keberanian untuk menghadapi berbagai tantangan, ancaman, dan hambatan;
21. Belajar untuk menjadi orang yang kritis yang bersifat membangun dan juga siap dikritik orang lain;
22. Belajar untuk membantu orang lain;
23. Belajar untuk tidak hanya mementingkan diri sendiri;
24. Belajar untuk memiliki jiwa patriotisme dan diplomatisme;
25. Dan masih banyak lagi.
Rangkuman dari semua cara di atas adalah Belajar untuk membela dan melakukan yang benar dan yang baik untuk menunjukkan identitas kita sebagai aktivis GMKI yang taat kepada Tuhan Yesus dan negara.
Jika semua itu terlaksana meski tidak seratus persen maka sang aktivis GMKI akan menjadi Aktivis Kristus Nasionalistis.
Penutup
Menjadi Aktivis Kristus Nasionalistis tidaklah gampang namun sebagai aktivis GMKI harus berbeda dengan orang lain yang bukan aktivis GMKI. Namun bukan berarti untuk mencari perbedaan orang lain. Melainkan menjadi contoh yang baik dan benar bagi orang lain.
Sebagai renungan, apakah saudara/i sekalian sanggup menjadi aktivis GMKI yang merupakan aktivis Kristus Nasionalistis? Tidak usah dijawab, tapi usahakan dan laksanakanlah jika memang mau dan bersedia menjadi aktivis Kristus Nasionalistis.
“Ut Omnes Unum Sint”
Syalom…!
*) Disampaikan pada Maper GMKI Cabang Tarutung, Tanggal 10-11-2009 di Simorangkir, Kecamatan Siatas Barita, Kab. Tapanuli Utara.


Bio Data Singkat

N a m a
:
B. Marada Hutagalung, S.Th
Tempat/Tgl. Lahir
:
Tarutung, 10 Juli 1980
Orang Tua
:
- S.M. br Situmeang (Ibu)
- H. Hutagalung (Ayah)
Anank ke
:
I dari 4 bersaudara
Pekerjaan
:
PNS Daerah
Status Perkawinan
:
Lajang
Riwayat Pendidikan
:
a). 1987-1993 : SD Negeri 1 Tangsi, Tarutung;
b). 1993-1996 : SMP Swasta Santa Maria Tarutung;
c). 1996-1999 : SMU – 1 Swasta HKBP Tarutung (IPA);
d). 1999-2005 : STAKPN Tarutung (Jurusan Theologia);
e). 2005 : Akta – IV

Riwayat Pekerjaan
:
- 2003-2008 : Pegawai Honorer Bappeda Kab. Taput
- 2008-2009 : PNS di Bappeda Kab. Taput (PNS)
- 2009-sekarang : PNS di BKD Kab. Taput
Riwayat Pengalaman
:
- Anggota Remaja GKPI Pearaja Tarutung (1996-1997);
- Anggota PP GKPI Pearaja Tarutung (1997-2005);
- Anggota PP/R GKPI Pearaja Tarutung (2006-2008);
- Aktivis GMKI (1999-2008);
- Guru Sekolah Minggu GKPI Pearaja Tarutung (2001);
- Anggota P3 GKPI – STAKPN Tarutung (1999-2003);
- Anggota Ps. STAKPN Tarutung /Koor Inti (2000-2004);
- Koordinator Sie. Koor Gabungan Mahasiswa STAKPN Tarutung
pada Natal Tahun 2002
- Anggota Tim Khusus Paduan Suara STAKPN Tarutung yang diberangkatkan
untuk menghadiri Natal Nasional di Jakarta Tahun 2001;
- Kabid Pengmas PP GKPI Wilayah Silindung (2003);
- Anggota GMKB Kab. Taput (2003);
- Organis GKPI Pearaja Tarutung (2004-sekarang);
- Pelatih Ps. PP/R GKPI Pearaja Tarutung (2005-2007);
- Pelatih Ps. Ekklesia – STAKPN Tarutung;
- Pelatih Ps. PP/R GKPI Simorangkir (2004);
- Pelatih Ps. PP/R GKPI Simasom (2004);
- Pelatih Koor Gabungan PP/R GKPI Ressort Hutagalung (2004);
- Anggota Ps. PP GKPI Wilayah Silindung / Koor Inti (2008);
- Pelatih Ps. Agape GKPI Simorangkir (2009-sekarang);

Karya – Karya
:
- Menciptakan lagu Koor “Jalo Ma”;
- Menciptakan lagu Koor “Boan Au tu Lomo Ni RohaM”;
- Menciptakan lagu koor “Marilah Bersama”
- Menciptakan lagu Koor “Tak Selamanya”;
- Menciptakan lagu Koor “Cinta Suci”;
- Menciptakan lagu Koor “Sambutlah”;
- Menciptakan lagu “Tarutung Na Uli”;
- Dan masih banyak lagi
(lihat selengkapnya di http://maradagv.blogspot.com).

Minat
:
Baca buku, musik, komputer/internet, nulis lagu dan puisi, dsb.
Motto
:
Menjadi Berkat Bagi Semua Orang
Alamat
:
Jl. S. Parman No. 1 B, HT. X, Tarutung 22411
Kab. Tapanuli Utara

HP
:
- 081361070030
- 08197420145

E-Mail
:
- marada_gv@yahoo.co.id
- mgv107@gmail.com
- marada@taputkab.go.id

URL / Site
:

- http://maradagv.wordpress.com
- http://maradahtgalung.blogspot.com
- http://maradagv.blogspot.com
- http://mgv107.blogspot.com
- http://www.facebook.com/maradagv

12 October 2009

Puisi-14: Satu untuk Selamanya...

Satu untuk selamanya...

Selang satu tahun hatimu sulit ditembus
namun akhirnya bisa kuterebos dibantu olehmu
Rasa bahagia pun terasa dan berkata, Terima kasih Tuhan

Kuyakinkan diriku bahwa hatimu benar-benar untukku
tapi aku tidak tahu, akankah selamanya untukku?
Hanya bisa berharap kepada Tuhan Yang Maha Kuasa...

Kini kucoba untuk berusaha berkorban 'tuk mengasihimu setulus hati
Berusaha untuk mengerti dirimu yang jauh dari ruangku
Berusaha untuk meluangkan waktuku walau sebatas udara

Aku ingin hidupku ini jadi berarti
bukan suatu kesempatan, tapi aku tak ingin kesepian
Aku ingin menjadi bagian dari hidupmu

Tak dapat kulukiskan dengan kata-kata,
aku sangat mengasihimu, dan menjadi satu untuk selamanya
berharap, engkau pun demikian untukku

Dari dulu memang dirimu sudah tahu,
aku masih sabar menanti kehadiranmu
kehadiran yang berarti bagiku

Memang waktu dan ruang selalu membatasi kebersamaan kita
tapi bukan itu tantangan yang berat, ada yang lain
kita tidak tahu dari mana, kapan dan bagaimana datangnya

Kita hanya bisa berharap kepada-Nya,
bersabar sampai kita mencapai kesatuan
Ya, satu untuk selamanya...

Tidak hanya janji, tapi harus terlaksana
karena aku tak bisa lagi mengharapkan yang lain
hanya dirimu yang sudah kunantikan

Suka duka kita rasakan bersama
Turun naik kita lalui bersama demi kebersamaan yang sejati

kita berdoa, satu untuk selamanya
kita berseru, satu untuk selamanya
kita berjanji, satu untuk selamanya
__________________________________________________
NB. :Kupersembahkan buat sesorang yang aku kasihi
Tarutung, 12 Oktober 2009.
Oleh : B. Marada Hutagalung

05 October 2009

Situasi Hari Jadi Ke-64 Kabupaten Tapanuli Utara


Untuk melihat Album Photo klik -> Album Photo

Situasi kegiatan pada tanggal 05 Okteber 2009 di Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara sangat meriah karena merupakan Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2009.

Kegiatan sangat banyak, ada pameran, ada konser, ada konser, ada karnaval, ada panjat pinang, bahkan upacara peringatan juga dilaksanakan di tanah lapang bawah kompleks stadion Tarutung.

Acara pameran telah dilaksanakan sebelum tanggal 5 Oktober 2009. Dan pada tanggal itu juga merupakan hari terakhir penutupan Kegiatan Hari Jadi ke-64 KAbupaten Tapanuli Utara Tahun 2009.

Semoga Kabupaten Tapanuli Utara makin maju. Hidup Tapanuli Utara.


Dipublikasikan oleh :
B. Marada Hutagalung

21 September 2009

Penjelajahan yang tak terduga (Balige yang indah)

Penjelajahan yang tak terduga (Balige yang indah)


Untuk Melihat Semua photo Klik - ALBUM PHOTO

Pada tanggal 19 September 2009 kami (sebagian PS Agape & PP GKPI Simorangkir) merencanakan jalan-jalan ke Balige sekaligus berkunjung ke rumah salah seorang teman laki-laki yang bernama Rafli Sibarani (Mahasiswa STAKPN Tarutung, jurusan PAK yang sedang PPL di SMK Neg. 1 Siatas Barita).

Titik kumpul di GKPI Simorangkir (Kec. Siatas Barita, Kab. Tapanuli Utara), dan saya sendiri dijemput di Kota Tarutung.

Sekitar pukul 14.38 WIB (Minggu, 20 September 2008) kami berangkat (di Silangkitang kami menjemput Nelly Ernita Sihombing teman sekampus Rafli). Tiba di Balige sekitar 16.20 WIB.

Di balige kami singgah dulu di Desa Silimbat (kami dipandu Rafli setelah bertemu di simpang jalan antara Silimbat-Balige Kota), kegiatan yang dilakukan : berenang atau mandi, berphoto ria dan bersendau-garau. Terbersit dalam benak saya bahwa Danau Toba memang indah dan merupakan salah ciptaan Tuhan yang ajaib.

Kemudian, kami ke rumah Rafli di desa Galagala, Kec. Balige, dan tidak aku sadari bahwa kami akan menginap di rumahnya, sebab dalam benakku bahwa hari itu juga akan pulang (andai kutahu bahwa kami akan menginap di sana aku akan membawa perlengkapan-perlengkapan dalam perjalanan tersebut). Kami disambut dengan ramah oleh kedua orang tua Rafli).

Sebelum makan malam dimulai, para wanita langsung bekerjasama memasak untuk makan malam, dipandu oleh orang tua Rafli.

Makan malam pun tiba, dan kami segera menuju ruang makan. Ternyata makanan yang disajikan adalah salah satu makanan khas Batak Toba yakni : Dengke Mas Na Ni Ura. Makanan lainnya adalah daun lalap, ikan mujahir, Pote (Pete), dan lain-lain. Makan bersama pun dimulai yang sebelumnya dibuka dengan doa makan oleh Air Lines Simorangkir (Nama yang unik...red.).

Makan pun selesai, teman-teman pun mengambil kegiatan masing-masing. Beberapa orang menonton televisi, ada yang bernyanyi bersama, ada yang bercerita, dan lain-lain, sampai akhirnya kelelahan dan tidur sekitar Pukul 01.32 WIB.

Di pagi hari yang cerah, para wanita kembali memasak untuk sarapan pagi. Dan makan pagi pun dimulai dan dibuka dengan doa oleh Hendrik Sibuea (Ketua Agape GKPI Simorangkir). Dan Seidikit para wanita oergi sebentar mencari buah Harimonting (ups..., aku tidak tahu bahasa Indonesianya...Red.)

Setelah makan, Rafli dan teman yang lainya berencana jalan-jalan ke Air Terjun Sampuran Balige. Semua teman setuju, dan mereka berbenah diri, tidak lupa dengan tata rias dan style masing-masing. Dan tak diduga ternyata tempat yang dikunjugi itu sangat sulit untuk ditempuh, kendaraan roda dua atau pun roda 4 tidak dapat menjangkau tempat tersebut. Kenapa? Karena jalan yang kami lalui bukanlah jalan yang biasa kami jalani. Kadang kami berjalan di jalan setapak, mendaki, memanjat tebing, berjalan di parit, berjalan melewati batu-batu besar di sungai hanya untuk menelusuri jalan menuju air terjun tersebut. (wah luntur deh make up para cewe-cewe, hehehe...Mereka kira itu tempat yang mudah dijangkau...Red.)

Waktu tak terasa berjalan dengan cepat, para penjelajah akhirnya kelelahan dan istirahat sejenak, namun karena tempat masih jauh kami melanjutkan penjelajahan kami tersebut. Demi kelancaran perjalanan para pria siap membantu para wanita agar tidak celaka, dan juga para pria saling membantu. Inilah kebersamaan yang indah (dan sama sekali tidak ada di situ yang pacaran).

Akhirnya kami tiba di air terjun sampuran. Wah, indah sekali tempat tersebut. Ternyata air terjunnya bertingkat-tingkat. Kami pun naik untuk melihat tingkat teratas. Dan di situlah kami makan siang bersama, piring yang kami gunakan adalah daun (saya lupa nama daunnya... Red.)

Setalah puas melihat dan menikmati keindahan alam, kami pun kembali pulang ke tempat Rafli. Tidak ada perbedaan, pulang pun tetapi sangat sulit untuk dilalui. Namun karena ingin cepat sampai maka dengan penuh semangat kami tetap melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya.

Akhirnya kami pun sampai dengan penuh kelelahan, dan masing-masing segera membersihkan diri, dan mandi pun antri (macam anak kos aja, hahaha... Red.).

Setelah semuanya selesai berbenah diri kami pun mohon pamit pulang ke Rura Silindung. Namun, kepulangan kami tidak dihadiri oleh orang tua Rafli karena mereka sedang menghadiri acara pesta adat di daerah tersebut. Kendati demikian Rafli yang harus mempersilahkan kami pulang. Namun sebelum pulang kami terlebih dahulu berdoa yang dipimpin oleh Ketua PS. Agape. Setelah itu, kami mohon pamit dan menyalam Rafli. Akhir kami berangkat, dan sebelumnya kami singgah di Pasar Balige (sambil makan belanja, dan makan mie gomak dan mie goreng).

Kami pun beranjak meninggalkan tempat tersebut menuju silindung. Dan di siborongborong singgah sebentar untuk membeli Ombus-ombus Siahaan No.1 untuk dijadikan oleh-oleh ke rumah, dan sebagian untuk dimakan bersama. Di Silangkitang Kec. Sipoholon, Nelly pun mohon pamit untuk diturunkan.

Sekitar 08.19 WIB kami pun tiba di Tarutung, dan saya langsung di antar langsung ke rumah. Dan mereka pun kembali ke Simorangkir....!

Sekian

___________________________________________________


Kesan-kesan :
1. sangat terkesan sekali bagi saya melihat teman kami para wanita, dan juga kami sendiri ketika kami mau berangkat ke air terjun Sampuran. Sebelum berangkat kami semua, apalagi para wanita tidak lupa menggunakan tata riasnya. Namun setelah pulang dari sana tidak lagi seperti waktu pertama berangkat;
2. Ada dua wanita sangat narsis banget untuk berphoto ria (namanya Ruth dan Rida, dan selalu berphoto bersama saya. Perhatikan, saja kebanyakan gambar-gambar yang diambil adalah diri mereka sendiri (yah...namanya juga wanita cantik yang suka photo);

3. Selama perjalanan para wanita tetap selalu menyempatkan diri untuk mengambil buah harimonting;

4. Aku mersakan kebersamaan yang sangat indah.....!


Pesan -pesan :
1. Kiranya pemerintah setempat dapat mengembangkan wisata di daerah tersebut dengan membangun sarana, prasarana jalan sebab lokasi tempat tersebut sangat indah dan kemungkinan besar akan dikunjungi oleh para toris domestik dan manca negara;
2. Buah harimonting itu sudah waktunya diteliti, dan dianalisa apakah bisa dibudidayakan;

3. Kirannya kebersamaan tidaklah hanya dalam perjalanan saja, namun di semua kegiatan.


Teman-teman yang ikut dalam perjalanan :
1. B. Marada Hutagalung (saya sendiri/pelatih koor Agape GKPI Smorangkir);
2. Hendrik Sibuea (Ketua Agape GKPI Smorangkir);
3. Air Lines Simorangkir (anggota Agape GKPI Smorangkir);
4. Nortir Simorangkir (anggota Agape GKPI Smorangkir);
5. Arifin Samosir (anggota Agape GKPI Smorangkir);
6. Timbul Marvel Simorangkir (anggota Agape GKPI Smorangkir);
7. Lerty Simorangkir (bendahara merangkap anggota Agape GKPI Smorangkir);
8. Tika Hutabarat (anggota Agape GKPI Smorangkir);
9. boru Sihombing (anggota Agape GKPI Smorangkir);
10. Raya Pasaribu (anggota Agape GKPI Smorangkir);
11. Ria Sipahutar (anggota Agape GKPI Smorangkir);
12. Ruth Simorangkir (anggota PP GKPI Smorangkir);
13. Rida Simorangkir (anggota Agape GKPI Smorangkir/Mahasiswi jurusan PAK - STAKPN Tarutung);
14. Rafli Sibarani (Mahasiswa jurusan PAK - STAKPN Tarutung);
15. Nelly Ernita Sihombing (Mahasiswi jurusan PAK - STAKPN Tarutung);
16. Rocky Tarihoran (GKPI Hutagalung);
17. Siswa SMK Neg. 1 Siatas Barita
18. Tota Simorangkir (anggota Agape GKPI Smorangkir).

10 September 2009

Chord dan Lirik atau Syair Lagu "O Tano Batak"

Chord dan Lirik atau Syair Lagu "O Tano Batak"

MOHON MAAF, LAGUNYA TIDAK DAPAT DIUNDUH/DIDOWNLOAD KARENA SERVER SITUS PENYIMPAN FILE TIDAK AKTIF LAGI.
Lagu ini diciptakan oleh Bapak Almarhum S. DIS. Sitompul. Lagu ini merupakan lagu persatuan batak. Bagi yang berminat dapat mendownloadnya secara gratis, dapat diperbanyak dan disebarluaskan namun tidak untuk dikomersilkan (diperjual-belikan) karena hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Ada tiga jenis file yang saya berikan kepada anda yang berminat dengan lagu tersebut, yakni : ada dua jenis file yang merupakan partitur lagu O Tano Batak. Pertama dengan Ukuran Width 2552px X Heigth 508px dengan format WinRar : O Tano Batak.rar (872 KB); dan kedua Ukuran Width 698px X Heigth 1100px dengan format JPG : O Tano Batak.JPG (158 KB). Dan File ketiga adalah merupakan Chord dan Syairnya dalam bentuk formar PDF : Chord_Syair O Tano Batak.pdf (113 KB).

Ada pun tujuan saya mempublikasikan lagu ini adalah agar seluruh warga yang bersuku Batak (Toba) tahu dan selalu menjaga budayanya. Apakah masih ada orang Batak yang tidak tahu lagi dengan lagu ini? Mudah-mudahan semua tahu. Dan bila tidak tahu segeralah untuk mengambil dan mempelajarinya serta menjaganya.

Semoga kita tetap menjaga budaya kita agar lestari selamanya dan tidak dicuri suku dan negara lain.

Untuk mendownloadnya, klik :
Download Partitur : O Tano Batak.rar (872 KB)
Download Partitur : O Tano Batak.JPG (158 KB)
Download Syair/Lirik : Chord_Syair O Tano Batak.pdf (113 KB)

Terima Kasih,
B. Marada Hutagalung

http://maradagv.wordpress.com
http://maradahtgalung.blogspot.com


07 September 2009

Tarutung kembali dilanda Kebakaran (06 September 2009)

Tarutung, 06/09/2009 (20:30 WIB)

Musibah memang tidak dapat diprediksi kapan datangnya dan di mana saja, sama seperti Gempa yang melanda Pulau Jawa. Begitu juga dengan musibah kebakaran.

Kota Tarutung kembali dilanda kebakaran, yakni di lokasi Kompleks Mesjid Lorong 3.

Rumah yang terbakar sebanyak 3 (tiga) unit, masing pemilik bermarga Lumbantobing.

Asal usul api diduga dari kompor yang meledak di rumah yang paling tengah, dan menghanguskan rumah disampingnya.

Atas kesigapan masyarakat setempat, maka rumah-rumah lainnya tidak ikut terbakar.

Masyarakat kesal terhadap kinerja Tim Pemadam kebakaran, namun yang paling disesalkan adalah masyarakat dari tempat lain hanya hanya memaki kinerja Tim Pemadam Kebakaran dan menonton, sama sekali tidak ada tindakan untuk menolong.

Sebab musabab kebakaran masih diteliti oleh pihak yang berwajib.




Oleh :
B. Marada Hutagalung