Follow by Email

Tarutung Na Uli

Download lagunya, klik : Tarutung Na Uli atau langsung download partitur dan musik midinya:

Logo GKPI Berwarna dan Hitam-Putih atau Monogram

Written By B. Marada Hutagalung on 24 Agustus 2017 | 8/24/2017 05:48:00 PM

Logo GKPI


Dalam hal ini saya berhasil menyempurnakan logo GKPI (Gereja Kristen Protestan Indonesia), namun saya menyempurnakannya bukan mengubah keaslian logo tersebut, hanya sebatas menyempurnakan kekurangannya saja, karena logo tersebut bukanlah hasil karya saya.

Berikut inilah logo GKPI yang telah saya sempurnakan:
Logo GKPI Berwarna
Saya juga menyediakan logo GKPI Hitam-Putih atau Monogram:






Bagi saudara/i yang ingin menggunakannya secara langung ke dokumen kerja seperti Microsoft Word, Excel dan lain-lain silahkan klik download di bawah ini:
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B9Z_fXJ4Lz9ra1Y3UnNrZVVXNE0


Salam GKPI.

8/24/2017 05:48:00 PM | 0 Isi Komentar Baru | Baca Selengkapnya...

Logo HUT NKRI Ke-72 versi BMH

Written By B. Marada Hutagalung on 07 Juli 2017 | 7/07/2017 01:20:00 PM


Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 tahun maka saya mencoba membuat kreasi sendiri logo HUT NKRI Ke-72 versi BMH (saya).

Awalnya logo ini saya kirim ke Kementerian Sekretariat Negara RI namun ditolak karena Kemensetneg sudah memiliki tim untuk mendisain logo HUT NKRI Ke-72, oleh karena itulah saya publikasikan lewat blog ini siapa tahu ada yang berminat menggunakannya.

Bagi yang berminat untuk menggunakannya dapat mengunduhnya secara gratis, namun saya memohon agar logo tersebut untuk tidak dikomersialkan atau diperjual-belikan karena saya membuat ini untuk mengajak sesama warga negara Indonesia untuk berkarya baik di bidang disain gambar mau pun di bidang lain.

Unduh logo tersebut di bawah ini:
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B9Z_fXJ4Lz9rWFZiZVFiNTdJbnpualFqLThsaWMzYjdJeGdV


Arti Logo:

  1. Angka 72 dan huruf TH adalah HUT Kemerdekaan RI Yang Ke-72 Tahun.
  2. Lingkaran pita yang tak berujung adalah simbol ikatan persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan yang tak terputus serta cinta Indonesia selamanya.
  3. Kepala Burung Garuda Pancasila pada ujung atas bagian kiri angka 7 adalah simbol kebhinnekaan.
  4. Sayap Burung Garuda Pancasila pada bagian atas kanan angka 2 adalah simbol kemauan, kesiapan dan kebijaksanaan untuk bekarya memajukan bangsa Indonesia.
  5. Kalimat "Indonesia Maju" adalah melambangkan doa dan harapan bangsa supaya bangsa Indonesia semakin maju dan makmur, sekaligus himbauan bagi warga negara Indonesia untuk ikut berpartisipasi memajukan bangsa Indonesia.
  6. Warna merah pada semua gambar adalah simbol keberanian, dan pengorbanan dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI.
  7. Arti keseluruan Logo adalah di usia kemerdekaan NKRI yang ke-72 tahun ini bangsa Indonesia akan semakin maju, kuat, utuh dan berdaulat jika semua semua warga Indonesia yang beragam suku, agama, ras dapat bersatu, berani berkorban dan berkaya dengan ikhlas demi bangsa Indonesia, serta dibarengi doa dan harapan kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya TYME memberkati bangsa Indonesia.


Salam Indonesia.
7/07/2017 01:20:00 PM | 0 Isi Komentar Baru | Baca Selengkapnya...

Penerimaan Tenaga Ahli Profesi (Kontrak) BLUD di Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2017

Written By B. Marada Hutagalung on 22 Maret 2017 | 3/22/2017 10:38:00 PM

Penerimaan Tenaga Ahli Profesi (Kontrak) BLUD di Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2017

Formasi yang diterima



  1. Pengumuman dan Persyaratan klik unduh.
  2. Formulir isian klik unduh.
  3. Cek list Kelengkapan berkas klik unduh.
Segera mendaftar, waktu terbatas.
3/22/2017 10:38:00 PM | 0 Isi Komentar Baru | Baca Selengkapnya...

Korpri Story: Saya Bangga Menjadi ASN Anggota Korpri

Written By B. Marada Hutagalung on 06 Januari 2017 | 1/06/2017 08:10:00 AM


APARATUR Sipil Negara (ASN) boleh jadi dibenci orang namun sekaligus juga dirindukan. Dibenci karena penghasilannya tidak seberapa dibanding penghasilan perusahaan-perusahaan besar tertentu, namun dirindukan karena setelah pensiun tetap digaji meski sedikit. Itulah asumsi beberapa orang baik dari anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) maupun bukan anggota KORPRI.

Bila dilihat dari kacamata anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maka asumsi di atas bisa dibenarkan. Sebab APBD dan PAD tadi memengaruhi penghasilan tambahan ASN.

APBD di setiap daerah tidak sama. Oleh karena itu anggaran untuk belanja pegawai pun harus disesuaikan termasuk untuk penghasilan tambahan pegawai seperti uang lauk pauk, uang kesejahteraan, insentif, tunjangan tambahan penghasilan, insentif, dan lainnya.

Apabila dibandingkan lagi dengan APBD DKI Jakarta dan keuangan Lembaga Pemerintahan Pusat tentu jauh berbeda dengan APBD di daerah-daerah, termasuk anggaran untuk belanja pegawai dan penghasilan tambahannya.

Sebenarnya gaji ASN berdasarkan pangkat, masa kerjanya sama semua, semisal ASN Fungsional Umum, golongan III/a dengan masa kerja 5 tahun, gajinya sama baik di daerah maupun di pusat dan itu sudah ada aturannya. Namun di penghasilan tambahan ASN barulah berbeda di setiap daerah, apalagi bila dibandingkan dengan lembaga pemerintahan pusat.

Itu sebabnya ASN berpangkat rendah di DKI Jakarta bisa lebih besar/tinggi penghasilannya dari pada ASN yang berpangkat tinggi di beberapa daerah yang rendah PAD-nya.

Lalu apakah semua ASN bangga menjadi ASN? Tergantung keadaan, bisa bangga atau juga tidak. Atau kebanggaannya memiliki tempo, yakni kadang bangga namun kadang tidak, lalu kembali bangga. Ada beberapa orang bangga menjadi ASN karena:
- bisa menjadi abdi negara;
- bisa melayani negara dan masyarakat dengan ikhlas;
- memiliki kesempatan untuk berkarya, berkreasi, dan berinovasi;
- memiliki kesempatan untuk meningkatkan SDM demi kinerja yang baik;
- mendapat wawasan/pengetahuan baru;
- memiliki kesempatan untuk menjalankan tugas negara;
- dll.

Secara teori para ASN akan lebih banyak menyampaikan rasa bangganya dari sisi positif. Namun pada kenyataannya tidak semua demikian. Mereka yang tidak memiliki jiwa pelayanan yang ikhlas akan lebih cenderung jenuh mengerjakan tugasnya bila tidak ada materi pendukung seperti uang.

Itu merupakan hal yang buruk, karena apabila para ASN tidak menjalankan tugasnya dengan baik dan tidak memiliki jiwa pelayanan, maka akan berdampak buruk bagi masyarakat dan negara (sia-sia digaji negara tapi kinerjanya buruk).

Bagaimana dengan saya sendiri? Saya pernah merasa jenuh, namun bukan karena masalah penghasilan atau juga bukan karena posisi jabatan. Saya jenuh karena mengerjakan tugas yang tidak saya pahami, namun harus diselesaikan secepat mungkin, sehingga hasilnya tidak maksimal dan tugas rutin pun menjadi terbelengkalai.

Jika jauh-jauh hari tugas yang tidak saya pahami itu diberikan secepatnya kepada saya, maka kemungkinan besar saya akan punya waktu untuk mempelajarinya dan hasilnya bisa maksimal. Kejenuhan saya tidak hanya sampai di situ saja. Terkadang saya jenuh dengan rekan-rekan sekantor saya yang tidak bisa diajak bekerjasama dan berkoordinasi karena ada beberapa tugas saya yang berhubungan dengan pekerjaan mereka.

Meski demikian, saya bangga menjadi ASN anggota Korpri karena pemerintah memberi kesempatan bagi saya untuk berkarya, berkreasi, berinovasi demi negara. Karya saya belum tentu sebaik karya orang lain, namun saya bangga karena saya mendapat kesempatan untuk berkarya, berkreasi dan berinovasi untuk negara.

Sekarang ini banyak ASN berpendidikan tinggi, pintar dan ahli, namun mereka justru tidak menggunakannya untuk melayani negara dan masyarakat, melainkan digunakan di saat ia butuh, bukan di saat negara butuh.

Kebanggaan saya tidak hanya itu saja, yakni saya bangga karena pemerintah memberikan kesempatan bagi saya untuk menambah wawasan/pengetahuan baru. Namun kebanggaan saya yang utama adalah karena saya terpilih menjadi abdi negara untuk siap melayani negara dan masyarakat.

Saya berharap supaya para ASN bangga menjadi ASN, karena terpilih menjadi abdi negara untuk siap melayani negara dan masyarakat, karena ASN adalah Pelayan Negara dan Masyarakat.

Sekian dan terima kasih.

Sumber: goo.gl/67DA5G

Oleh: B. Marada Hutagalung
Editor: @Korpriofficial
1/06/2017 08:10:00 AM | 0 Isi Komentar Baru | Baca Selengkapnya...

Rekayasa Genetika - Penyatuan Gen Tebu, Jagung, Padi/Gandum???

Written By B. Marada Hutagalung on 27 Mei 2016 | 5/27/2016 10:47:00 AM


Tentu akan banyak bertanya mengenai judul artikel yang saya buat ini. Sudah lama saya ingin menulis artikel ini, dan baru sekarang bisa terealisasi. Mohon maaf, bila judulnya kurang tepat.

Jujur saya bukanlah ahli genetika atau pun ahli botani atau pun sarjana pertanian, namun saya tertarik membahasnya sebab saya memperhatikan ada kemiripan atau kesamaan terhadap tanaman-tanaman tersebut, apalagi secara ilmiah tanaman tersebut satu kerajaan dan satu keluarga/famili. Oleh karena itulah timbul pemikiran saya bahwa kemungkinan besar gen tanaman-tanaman tersebut dapat disatukan mengingat tingginya kebutuhan pangan di dunia ini.

Jika itu berhasil disatukan maka nama tanaman tersebut akan menjadi jenis tanaman baru. Yah, meski pun belum ada yang mencoba penelitian/penemuan tersebut maka saya coba buat namanya TEJADI (hasil persilangan gen Tebu, jagung dan padi) atau TEJADUM (hasil persilangan gen Tebu, jagung dan gandum).


Klasifikasi Ilmiah

A. Tebu
-- Kerajaan: Plantae (Tumbuhan)
--- Subkerajaan: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
---- Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
----- Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
------ Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
------- Sub Kelas: Commelinidae
-------- Ordo: Poales
--------- Famili: Poaceae (suku rumput-rumputan)
---------- Genus: Saccharum
----------- Spesies: Saccharum officinarum L.


B. Jagung
-- Kerajaan: Plantae (Tumbuhan)
--- Subkerajaan: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
---- Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
----- Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
------ Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
------- Sub Kelas: Commelinidae
--------- Ordo: Poales
---------- Famili: Poaceae (suku rumput-rumputan)
----------- Genus: Zea
------------ Spesies: Zea mays L.

C. Padi
-- Kerajaan: Plantae (Tumbuhan)
--- Subkkerajaan: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
---- Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
----- Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
------ Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
------- Sub Kelas: Commelinidae
-------- Ordo: Poales
--------- Famili: Poaceae (suku rumput-rumputan)
--------- Genus: Oryza
---------- Spesies: Oryza sativa L.

D. Gandum
-- Kerajaan: Plantae (Tumbuhan)
--- Subkerajaan: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
---- Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
----- Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
------ Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
------- Sub Kelas: Commelinidae
-------- Ordo: Poales
--------- Famili: Poaceae (suku rumput-rumputan)
---------- Genus: Triticum
----------- Spesies: Triticum aestivum L.


Selanjutnya mari kita lihat kesamaan klasifikasi ilmiahnya:
-- Kerajaan: Plantae (Tumbuhan)
--- Subkerajaan: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
---- Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
----- Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
------ Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
------- Sub Kelas: Commelinida
-------- Ordo: Poales
--------- Famili: Poaceae (suku rumput-rumputan)

Ternyata banyak kesamaan pada klasifikasi ilmiah, yang berbeda hanya pada Genus dan Spesiesnya.

Pernahkah kita membandingkan batang tebu dengan batang jagung, nyaris sangat sama. Perhatikan saja batang jagung khusus pangkalnya, dan cobalah rasakan, pangkalnya nyaris manis seperti tebu. Bandingkan juga biji-biji jagung (bukan buah jagung), nyaris sama seperti padi/gandum. Satu lagi daun tebu, jagung, dan padi/gadum nyaris sangat mirip (bisa dikonsumsi oleh ternak kerbau, sapi, dll), serta akarnya saja pun sama. Jadi bukan tidak mungkin bisa disilangkan atau gennya disatukan.

Sesungguhnya saya tidak mampu melakukan penelitian tersebut, namun saya berharap kepada para ahli pertanian, botani, genetika, dan ahli yang terkait ke hal tersebut, sebab sekarang adalah zaman yang canggih karena sudah banyak penelitian dan penemuan telah dilakukan seperti pencangkokan, penyilangan dan lain sebagainya.

Jika penelitian/penemuan TEJADI/TEJADUM berhasil maka kemungkin besar krisis pangan dapat teratasi.

Sekian dan Terima kasih.


[Dari berbagai sumber]
5/27/2016 10:47:00 AM | 0 Isi Komentar Baru | Baca Selengkapnya...

Foto Saya Menjadi Bahan Artikel Blog nababan.wordpress.com

Written By B. Marada Hutagalung on 07 Mei 2015 | 5/07/2015 12:28:00 PM



Sesuatu hal yang tak saya duga, foto kami berdua, B. Marada Hutagalung dan Fendiv Lumbantobing menjadi bahan artikel di blog nababan.wordpress.com dengan judul "Nikmatnya Mandi Air Soda di Desa Parbubu Tarutung" (tanggal artikel 26 Juli 2010).

Foto itu sudah ada sebelum dibuat ke blog tersebut, mungkin admin situs tersebut tidak sempat menggunakan foto lain sehingga foto kami tersebut yang digunakan sebagai bahan artikel blognya.

Foto dalam blog tersebut ukuran pixel-nya dan kapasitasnya kecil, maka kemungkinan besar diambil dari via google, dan yang mungkin muncul pertama didapatnya ukuran kecil sehingga foto yang lainnya diabaikan.

Walau demikian, saya sangat berterima kasih kepada pemilik atau admin blog tersebut, dan semoga sukses selalu. Amin.

5/07/2015 12:28:00 PM | 0 Isi Komentar Baru | Baca Selengkapnya...

Logo GKPI dan Artinya

Written By B. Marada Hutagalung on 13 April 2015 | 4/13/2015 09:24:00 AM

Logo GKPI

Gambar di atas adalah salah satu logo lembaga Gereja milik GKPI (Gereja Kristen Protestan Indonesia), yang berkantor pusat di Jl. Kapten M.H. Sitorus No. 13, Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara.

Arti Logo
  1. Bola dunia: menggambarkan panggilan GKPI untuk menjadi garam untuk dunia.
  2. Salib: mengingatkan pemberitaan Injil, bahwa dunia ini telah ditebus oleh Jesus kristus dari kuasa Iblis dan dosa di atas kayu salib, demi keselamatan setiap orang.
  3. Lidah api: menggambarkan lidah api Roh Kudus, yang menjadi sumber segala hikmat pembaharuan dan kebaharuan serta kekuatan iman
  4. Kesemuanya (keseluruhan): Salib, lidah api dan nama GKPI berada di dalam lingkungan bumi adalah menggambarkan kehadiran pekerjaan Tuhan demi keselamatan Dunia.

Logo ini digambar ulang sesuai oleh B. Marada Hutagalung, namun mohon maaf logo ini bukan diciptakan oleh B. Marada Hutagalung, hanya digambar ulang saja agar lebih sempurna lagi, dan merupakan sebuah bentuk apresiasinya sebagai jemaat GKPI.

Sekian dan terima kasih.

Refrensi: gkpi.or.id (situs resmi GKPI).
4/13/2015 09:24:00 AM | 0 Isi Komentar Baru | Baca Selengkapnya...

Ingatlah

Written By B. Marada Hutagalung on 12 Juni 2014 | 6/12/2014 04:56:00 PM

6/12/2014 04:56:00 PM | 0 Isi Komentar Baru | Baca Selengkapnya...

Font BMH-japan

Written By B. Marada Hutagalung on 03 Juni 2014 | 6/03/2014 05:36:00 PM


Kali ini saya mencoba membuat font untuk komputer windows (Linux/Machintos), dan akhirnya berhasil. Fungsi font tersebut tidak berubah, yang berubah modelnya saja, yakni sedikit mirip dengan huruf kanji (jepang), tidak terlalu mirip dan belum sempurna. Mohon maaf karena masih tahap pembelajaran.


Jika saudara/i berminat silahkan klik :
https://drive.google.com/file/d/0B9Z_fXJ4Lz9rOFJ6MVhNenlMOTg



Jika anda memiliki akun 4shared.com (bila belum mendaftarlah) klik di bawah ini:
http://www.4shared.com/get/FpmZv16mce/BMH-japan.html



Bila masih kesulitan klik yang di bawah ini :
http://www.mediafire.com/download/w1m1smnud8w11w7/BMH-japan.ttf


Cara menginstal, untuk Windows XP, salin font BMH-japan.ttf dan paste-kan di C:\Widows\Font\, untu Windows Vista, Win7 dan Win8 cukup hanya mengklik dua kali file tersebut, kemudia klik tombol Instal di bagian atas. Untuk memastikannya buka Microsoft Word, lalu cari nama BMH-japan, lihat gambar di bawah:


Terima kasih dan Salam Sejahtera!


6/03/2014 05:36:00 PM | 0 Isi Komentar Baru | Baca Selengkapnya...

Font Aksara Batak Toba Baru Untuk Komputer

Written By B. Marada Hutagalung on 28 Mei 2014 | 5/28/2014 06:07:00 PM



Puji Tuhan saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas berkat dan karunia-Nyalah saya berhasil memperbaharui Font/Huruf Aksara Batak Toba yang dibuat oleh Uly Kozok sebelumnya.

Dalam hal ini saya memperbaharui kekurangan Font yang diciptakan oleh beliau dan semua itu adalah untuk menjaga dan mempertahankan budaya kita.

Telah disediakan dua file, satu file Font dan satu file Cara pengetikan, dan untuk mendapatkannya klik gambar Download di bawah ini:

https://docs.google.com/file/d/0B9Z_fXJ4Lz9rV0M5aUtSMENtQTA


Setelah kita klik DOWNLOAD di atas maka akan muncul seperti di bawah ini:
Klik tanda yang dilingkari warna merah! (klik gambar untuk melihat dengan jelas)


Bagi yang memiliki akun 4shared.com (daftar bila belum memiliki) klik di bawah ini: 
http://www.4shared.com/get/ao0PpuV7ba/Aksara_Batak_Toba_Baru.html


Jika yang di atas tidak berhasil, maka, silahkan klik di bawah ini :
http://download1487.mediafire.com/q8not16a9itg/us42kwi5b6ieju4/Aksara+Batak+Toba+Baru.zip


PERHATIAN!
Apabila hal di atas tak berhasil maka silahkan ikuti instruksi di bawah:
Font Aksara Batak Toba -> Klik Download
Panduan Penggunaan/Pengetikan -> Klik Download
Bonus Font BMH-japan -> Klik Download

CATATAN: Font ini bisa digunakan di komputer berbasis Linux dan Machintos, namun rumit cara instalnya, cara mudah salin terlebih dahulu fontnya ke komputer Linux/Machintos, klik font tersebut lalu klik tulisan instal.



Marilah kita menjaga, memelihara dan mempertahankan budaya kita.

HORAS!
5/28/2014 06:07:00 PM | 2 Isi Komentar Baru | Baca Selengkapnya...