Di berbagai penulisan kita sering menemukan tanda baca Petik Tunggal atau Apostrof, dan di antara kita mungkin banyak yang belum/tidak tahu fungsi tanda baca tersebut.
Tanda baca tersebut adalah tanda baca Petik Tunggal dan baca Apostrof, serta persamaannya hanya dibentuk saja, yakni sama-sama berbentuk ( ' ), namun fungsi dan penggunaannya berbeda.
A. Petik Tunggal ( ' ):
- Fungsi: Mengapit makna kata atau petikan di dalam petikan, atau penekanan makna/gaya bahasa tertentu.
- Posisi: Berpasangan (ada pembuka dan penutup).
- Sifat: Baku.
- Konteks: Lebih dominan untuk formal dan akademis, seperti berita, pengumuman, penelitian, surat-surat resmi, dan lain-lain
- Contoh: Banyak 'platform' musik yang berbayar. Arsik 'makanan khas batak toba'. Betapa hebatnya 'ahli filsafat' tersebut.
B. Tanda Penyingkat / Apostrof ( ' ):
- Fungsi: Menandai ada huruf/angka yang dibuang.
- Sifat: Tidak baku.
- Posisi: Berdiri sendiri di tempat huruf yang hilang.
- Konteks: Lebih dominan untuk sastra dan Informal.
- Contoh: Saya t'lah makan, dan 'ku ingin memb'ri yang terbaik.

