28 February 2009

28 Pebruari 2009 (Kisah Malam Mingguku)

28 Pebruari 2009 (Kisah Malam Mingguku)

Tarutung, (28/09/09)

Sekitar jam tengah 7 malam, akhirnya saya, mama dan adikku (Arlinton : klik link FB-nya) selesai menutup kios di Pasar Baru Tarutung. Dan saya duluan pulang ke rumah.

pada jam 7 malam dengan berjalan kaki saya tiba di rumah. Beres-beres sebentar, sambil mengisi ulang batere HP yang sudah sekarat. Sekitar jam 8 malam akhirnya aku sudah bergaya dan saatnya ke luar dari rumah.

Di perjalanan saya mencoba untuk menghubungi teman saya Doniwanto Hutabarat (klik klik link FB-nya) dan Fendiv Tobing (klik klik link FB-nya), namun saya urungkan niat saya. Saya kuatir nanti acara malam mingguan mereka terganggu olehku.

Kembali terbersit di hati untuk merencanakan sesuatu, yakni bertandang ke rumah cewe. Tapi, cewe mana yang harus saya tandangin ya? Wah, aku sedih banget, ditambah lagi aku melihat beberapa pasang sedang berpacaran sambil berjalan, dan ada yang naik sepeda motor sambil berboncengan denagan pasangannya masing-masing, maikn bertambah sedih hatiku.

Lebih parah lagi, aku malah teringat seorang cewek yang pernah kutemui di balige, Kab. Tobasa. Semakin bertambah kesedihan hatiku.

Namun kesedihanku mulai hilang karena perut berbunyi tanda waktunya makan. Ya, kucoba aja menghibur diri dengan makan Mie Ayam plus Bakso, namun setelah itu muncul lagi perasaan sedih itu ketika kulihat teman-temaku sedang berjalan dengan pasangannya.

Kucoba kembali menghibur diri dengan membaca rubik teknologi di koran sambil merokok. Tetap juga tidak hilang. Maka aku coab membuat kesibukan lain. aku pergi ke warnet Channel One Tarutung. Akhirnya kesedihanku mulai hilang karena sibuk chating dengan teman chat (Meli Buddhis).

Akhirnya, aku malam mingguan dengan komputer sambil browsing, chating, dan mengedit blogku.

GBU.

25 January 2009

HATI-HATI VIRUS BARU YANG SANGAT BERBAHAYA!!!

HATI-HATI VIRUS BARU YANG SANGAT BERBAHAYA!!!


Virus

WASPADALAH……………………

VIRUS PALING JAHAT DARI YANG PERNAH
ADA

Sebuah virus baru sudah ditemukan, dan digolongkan oleh Microsoft sebagai yang paling merusak! Virus itu baru ditemukan pada hari Minggu siang yang lalu oleh McAfee, dan belum ditemukan vaksin untuk mengalahkannya.

Virus ini merusak Zero dari Sektor hard disc, yang menyimpan fungsi informasi-informasi terpenting.

Virus ini berjalan sebagaiberikut :
  1. Secara otomatis virus ini akan terkirim ke semua nama dalam daftar alamat anda dengan judul "Sebuah Kartu Untuk Anda" (Une Carte Pour Vous , atau A Card For You);
  2. Begitu kartu virtual itu terbuka, virus itu akan membekukan komputer sehingga penggunanya harus memulainya kembali; kalau anda menekan CTRL+ALT+DEL atau perintah untuk restart, virus itu akan merusak Zero dari Sektor Boot hard disk, sehingga hard disk akan rusak secara permanen.
    Menurut CNN, virus itu dalam beberapa jam sudah menimbulkan kepanikan di
    New York . Peringatan ini telah diterima oleh pegawai Microsoft sendiri.
  3. Jangan membuka e-mail dengan judul "Sebuah kartu virtual untuk Anda" (Une Carte Virtuelle Pour Vous atau A Virtual Card For You).

Kirimkan pesan ini kepada semua teman anda. Saya rasa bahwa sebagian besar orang, seperti saya sendiri, lebih suka mendapat peringatan ini 25 kali daripada tidak sama sekali.

AWAS!!!

Jangan terima kontak  pti_bout_de_ chou@hotmail.com. Ini virus yang akan memformat komputer anda. Kirimkan pesan ini ke semua orang yang ada di dalam daftar alamat anda.

Kalau anda tidak melakukannya dan salah seorang teman anda memasukkannya dalam daftar alamatnya, komputer anda juga akan terkena.

= Thanks =


Sumber :
Yang dikirimkan kepada: "Rura Silindung" (rura_silindung@yahoogroups.com); merupakan pesan yang diteruskan dari Hotben Bertua Simbolon (hotben_bolongroup@yahoo.com);

Dipublikasikan kembali oleh :
B. Marada Hutagalung

16 January 2009

Inilah Kisah Hidupku

Mohon maaf kepada pembaca, tulisan ini bukanlah menceritakan tentang suatu kehebatanku, melainkan aku ingin curhat kepada saudara/i yang karena aku tidak tahu kepada siapa aku harus mengadu. Aku tahu itu bisa disampaikan kepada Tuhan, tapi apa salahnya aku bercerita kepada semua orang tentang kehidupanku.

Hidup ini memang penuh dengan tantangan, ancaman, hambatan, dan juga perlawanan. Perlu diketahui, yang harus dihadapi itu adalah masalah atau penderitaan. Tentu, hidup itu tidak akan berarti jika tidak ada masalah / penderitaan dalam kehidupan kita sehari-hari. Hidup itu tidak menoton terus; hidup kita akan salalu berubah-ubah atau dinamis. Suatu waktu dalam hidup kita bisa merasakan duka/sukacita atau mengalami kebahagiaan, kesedihan, dan sebagainya.
Demikian juga dengan hidupku (Buttu Marada Hutagalung, S.Th) yang terkadang mengalami duka dan sukacita.
Sebenarnya aku bersyukur terhadap keterampilan, talenta yang telah diberikan Tuhan kepadaku. Namun aku sering dan menyesal terhadap keterampilan/talenta yang telah diberikan kepadaku. Karena kebanyakan orang-orang lain memanfaatkannya demi pribadi mereka masing-masing dari pada aku sendiri yang memanfaatkannya.

Sebagai contoh, aku punya keahlian di bidang komputer (hard/software) walau tak seberapa, yang seharusnya bisa kumanfaatkan untuk mencari uang/harta dan kebahagiaan. Tapi, aku tak bisa. Aku tidak tega melihat orang minta bantuan kepadaku apalagi sampai memelas. Padahal belum tentu orang tersebut mau memberi penghargaan berupa pelepas dahaga (uang rokok) atau pun ucapan terima kasih. Aku melakukan itu bukan karena aku lebih hebat/jago dari orang lain. Tapi aku lakukakan itu karena atas perasaan hatiku sendiri.
Contoh lain, musik adalah talentaku seperti membuat lagu (apa saja), arransemen lagu, bernyanyi, mengajar koor, bermain alat musik (gitar, keyboard/piano/organ, recorder, harmonika), mengkomposisi musik dengan komputer (aplikasi musik synthizer). Tapi juga tidak bisa kumanfaatkan atau kuandalkan untuk kebahagiaan hidupku sendiri. Sebagai catatan, biasanya orang yang memiliki talenta musik akan selalu bahagia, apalagi para anak gadis akan kecantol. Ah...! Masa...? Kenapa aku tidak bisa memanfaatkanya dengan baik...?
Aku memang tidak bisa mengandalkan kemampuanku untuk membisniskannya apalagi untuk menarik perhatian para gadis. Pernah di suatu waktu aku ikut festival perlombaan cipta lagu, tapi tak menang. Tetapi lagu-laguku yang lain sudah terlebih dahulu menyebar (kebanyakan lagu Gereja/Kristen dalam bentuk koor, karena lebih mudah disebarluaskan). 
Kenapa orang lain bisa, sedangkan aku tidak? Itulah yang membingungkan aku (bahkan sampai sekarang). Dalam pekerjaan (di perkantoran) memang bidang komputer aku bisa diandalkan walau tidak terus digunakan, namun di bidang musik tidak berlaku (termasuk bidang teologi).

Pada awalnya aku bercita-cita ingin menjadi seorang musikolog (musisi/musikus terkenal), ahli khusus komputer, dan juga sastrawan terkenal. Memang aku dapat, akan tetapi tidak sepenuhnya; aku memang sudah menjadi musisi tetapi masih ¼ (seperempat) yang terkabul, ahli di bidang komputer tetapi (bukan IT asli) hanya membantu orang saja, menjadi sastrawan tetapi hanya untuk kalangan sendiri. Kenapa hal itu terjadi? Apakah aku kurang diperhatikan atau didukung orang tua? Sulit untuk kujelaskan.
Pada akhirnya aku harus menuruti perintah dan permintaan orang tuaku (terkhusus dari ibuku) walau dengan berat hati bahwa aku harus jadi Pendeta. Di waktu aku kuliah, selam 3 (tiga) tahun aku tidak serius belajar, aku malah mengembangkan bakat dan talentaku, sehingga banyak mata kuliahku tertinggal, dan nilai mata kuliahku anjlok, bahkan pernah mendapatkan IPK 1,5. Menyedihkan sekali...! Akhirnya aku sadar bahwa meski bukan itu cita-citaku tetapi aku harus bisa menyelesaikan perkuliahan dan menjadi pendeta karena orang tuaku sudah mau berkeringat untuk membiayai kuliahku. Sebab banyak orang tua tidak mampu menguliahkan anaknya atau tidak mau memberi kesempatan kepada anaknya untuk kuliah. Aku juga sadar bahwa keadaan perekonomian keluarga kami pada waktu itu tidak memungkinkan. Itu merupakan suatu keajaiban dari Tuhan. Maka kubulatkan tekadku untuk menjadi Pendeta yang sekaligus membahagiakan orang tuaku. Akhirnya aku bisa selesai dan wisuda walau aku harus menyelesaikannya selama 6 (enam) tahun. Namun menjadi Pendeta tetap juga gagal karena aku sudah sempat menjadi pegawai honorer daerah di salah satu instansi Pemkab Tapanuli Utara yang notabene diangkat menjadi CPNS. Dan memang benar, tetapi hal itu tidak aku ketahui bahwa aku akan diangkat menjadi CPNS daerah. Padahal aku tidak bercita-cita atau berminat menjadi PNS. Aku coba untuk melanjutkan tekadku untuk menjadi Pendeta sesuai dengan keinginan orang tuaku dulu. Orang tuaku memang setuju akan tetapi dengan syarat tidak boleh meninggalkan status CPNS. Aku juga setuju, akan tetapi keinginan itu gagal juga setelah aku mendapat informasi bahwa PNS tidak boleh menjadi Pendeta. Kendati demikian kucoba untuk tetap kembali untuk menjadi Pendeta dengan meninggalkan status CPNS yang telah kudapatkan. Namun orang tuaku malah marah kepadaku dan membuat pernyataan bahwa lebih baik aku berstatus PNS dan meninggalkan kependetaan daripada aku menjadi Pendeta dan meninggalkan status PNS. Ah..., dulu orang tuaku bercita-cita supaya aku menjadi Pendeta, tetapi telah berubah 100%...!
Yang paling kukesalkan, kenapa orang yang sudah PNS tidak boleh menjadi Pendeta, akan tetapi yang sudah menjadi Pendeta berusaha atau bisa menjadi PNS. Apa bedanya PNS yang ingin menjadi Pendeta dengan Pendeta yang ingin menjadi PNS? Kadang aku jadi iri dengan teman-temanku yang sudah menjadi Pendeta tetapi bisa menjadi PNS. Baiklah, aku akan tetap menjadi PNS dan tidak menjadi Pendeta agar pekerjaanku tidak tumpang tindih dan semwraut. Tapi bagaimana dengan orang yang sudah menjadi Pendeta yang ingin menjadi PNS? Tidak ada keseimbangan sama sekali, dan mungkin urusan Gereja dan PNS akan saling tumpang tindih. Tapi walau demikian aku tidak bisa menyalahkan gereja, mungkin itulah dulu peraturannya sehingga tidak ada lagi kesempatanku untuk menjadi Pendeta.
Aku orang yang paling tidak bisa melawan keinginan orang tua, karena aku telah dilahirkan dan dibesarkan sampai aku bisa kuliah. Aku takut orang tuaku tiba-iba stress/stroke apabila keinginan mereka kulawan dan kutolak. Demikian juga halnya dengan mencari dan memilih wanita sebagai pendamping hidupku. Mereka ingin calon isteriku memiliki pekerjaan yang berstatus PNS, tidak perduli dia itu sarjana atau tidak, cantik atau jelek, yang penting PNS.
Wah...., gawat...! Tahun depan (2010) Ayahku akan pensiun! Gimana ini? Padahal aku belum menikah dan belum mendapatkan calon isteri...! Aku sih tidak menetapkan/mempatok pekerjaan terhadap calon isteriku nantinya harus PNS, yang penting punya pekerjaan yang tetap dan jelas. Tapi bagaimana caranya...? Yang lebih buruk lagi, aku itu suka dan ingin calon isteriku yang cantik dan manis serta memiliki jiwa religius. Wah..., gimana caranya...? Mimpi kalee aku yee...? bagaimana mungkin para gadis-gadis tertarik kepadaku dan mau menjadi isteriku karena tampang dan penampilanku tidaklah menarik. Apalagi tidak pandai merayu. Khaciaaaan dech...aku...! Terkadang aku merasa iri melihat teman-temaku yang memiliki pacar/calon isteri (yang sudah beristeri) yang cantik, padahal belum tentu memiliki pekerjaan yang tetap, atau ganteng/tampan. Di manakah kelemahanku...? Ya, aku punya kelemahan, aku memang tidak mampu mendekati wanita (apalagi dia itu cantik), karena aku tahu siapa diriku jika dibandingkan dengan orang lain. Itu memang salahku yang telah hanyut dan berlarut-larut untuk menginginkan impianku harus terkabul sehingga aku tidak ingat lagi untuk mempelajari lawan jenisku dan juga tidak ingat lagi mengurus diri sendiri. Dahulu, semasa SMU sampai semester II di Perkuliahan aku memang lumayan ganteng dibandingkan aku di semester III sampai sekarang. Coba bayangkan...! Jauh beda...! Badanku kurus kering seolah tidak makan beberapa bulan, beruban lagi...! Andai ditanya orang berapa usiaku (kecuali orang sudah benar-benar mengenal aku), kemungkinan besar tidak percaya apabila kukatakan usiaku 27 (28) tahun. Kemungkinan besar mereka akan menyatakan bahwa usiaku itu diperkirakan sekitar 35 – 40 tahun. Apa boleh buat, memang itulah yang harus terjadi karena memang kesalahanku sendiri. Wajar saja para gadis / anak lain (yang belum kenal aku) memanggil aku "Tulang" (paman/om) atau "Ompung" (kakek), – bukan karena silsilah marga/adat atau keturunan. Duh...! Kapan lagi aku bisa menikah karena sebentar lagi Ayahku akan pensiun...? Apakah aku tetap melajang terus sampai lajang tua...? Sulit untuk kuketahui, aku hanya bisa berharap saja. Apa lagi keburukanku yang harus memiliki calon isteri yang cantik.
Sifatku yang lain adalah mudah sakit hati. Siapapun orangnya bila aku tidak diperdulikan, tidak dihargai dan hatiku dilukai maka aku langsung mudah sakit hati dan benci. Akan tetapi walau aku mudah sakit hati, namun aku mudah juga hilang sakit hatiku. Aku memang orang yang tidak pendendam dan tidak mau membalas sakit hati. Aku selalu berusaha untuk memaafkan orang sekali pun orang tersebut tidak mau memaafkan aku, terkadang sering kali aku yang minta maaf atau mengalah kepada orang yang menyakiti hatiku walau aku tidak melakukan kesalahan.
Walau seperti di atas telah terjadi pada diriku, tetapi aku harus bisa mensyukuri apa yang telah kudapat dan apa yang ada dalam diriku sekali pun tak bisa kugunakan dengan baik untuk membahagiakan diriku. Aku harus intropeksi diri dan harus tegar terhadap apa yang telah kualami. Kalau pun aku tidak bisa mendapatkan cita-citaku, mungkin belum waktunya atau Tuhan mungkin merencanakan yang lain untukku. Kalau pun aku tidak bisa menjadi pendeta, juga mungkin belum waktunya, atau mungkin aku harus menjadi PNS. Siapa tahu aku belum layak jadi pendeta...! Dan kalau pun gereja tidak memakai aku untuk melayani di gerejaku sendiri mungkin belum waktunya. Ya, aku akan menjadi Pendeta yang selalu melayani orang-orang dalam bentuk tingkah lakuku setiap harus, tidak harus menjadi Pendeta yang sebenarnya. Harapanku yang terakhir adalah aku ingin seperti Raja Salomo yang bercita-cita menjadi orang yang berhati bijak atau orang yang berhikmat (mohon maaf, bukan menjadi raja atau memiliki isteri yang banyak seperti Raja Salomo).

Dan aku beroda....!
"Ya Bapa yang di Sorga, Tuhan Yesus Kristus! Raja segala raja...! Aku bermohon kepada-Mu dengan penuh sujud....! Pakailah aku menjadi alat-Mu...! Jangan biarkan aku berjalan sendiri di ruang yang gelap....! Mampukanlah aku melewati jalan yang berapi dan berduri....! Mampukanlah aku berlayar di laut yang penuh badai dan berombak....! Tuhan...! Dosaku begitu banyak kepada-Mu...! Aku tidak bisa berbuat apa-apa tanpa Engkau hapuskan dosaku...! Aku memang tidak layak menjadi anak-Mu karena sudah begitu banyak kesalahan dan dosa yang kuperbuat...! Aku yakin Engkau akan mengabulkan impian atau cita-citaku selama ini kudambakan..., tapi Engkau tidak mengabulkannya karena banyak perbuatanku yang menyimpang dari Perintah-Mu...! Aku mohon ampun Tuhan, bahwa Engkau sebenarnya adalah tempat pengaduanku tetapi aku malah menceritakan kisah hidupku melalui internet ini...! Ya..., karena aku masih lemah...manusia biasa...yang tak bisa berbuat apa-apa tanpa bantuan orang lain terlebih bantuan dari-Mu...! Tuhan, mohon lindungi dan berkati kedua orang tuaku, adik-adikku, keluargaku yang lain, teman-temanku baik yang menyayangi aku atau pun tidak. Tuhan..., Engkau tahu bahwa tahun depan Ayahku yang tercinta akan pensiun padahal aku belum memiliki pendamping hidup yang jelas...! Aku hanya berharap lakukanlah mana yang terbaik menurut-Mu untukku, karena aku tidak tahu apa yang harus kuperbuat lagi, karena aku sudah kehabisan rencana. Tuhan..., ingatkan aku supaya aku selalu berjalan di jalan yang benar dan baik sesuai dengan kehendak-Mu. Tuhan, aku punya permohonan terakhir dan tidak lebih...! Berilah aku hati yang bijaksana....! Terima kasih Tuhan...! Inilah doaku...! Amin...!"

Sebenarnya masih banyak kisah yang harus kuceritakan, namun aku khawatir blog/situsku ini kebanyakan hanya menceritakan kisah hidupku saja. Dan aku juga khawatir akan menjadi cerita menyakitkan saja, dan bisa jadi mengundang masalah besar, apalagi kemungkinan bisa membuat hati orang lain terluka. Saya raya cukup sampai di sini saja dulu kisah hidupku.
Sebelum menutup cerita ini, saya ingin mempersembahkan sebuah lagu untuk saudara/i (terkhusus yang membaca kisah ini). Mohon maaf, susunan notasi lagunya belum dibuat. Ya. Setidaknya syair dari lagu tersebut bisa menghibur hati saudara/i sekalian. Berikut mari kita baca dengan penuh hikmat dan jangan lupa diamalkan! Anggaplah itu sebagai doa...!
"Jalan Harapan"
Hidup ini penuh dengan derita
Membuatku semakin bingung....
Apalah daya yang harus kuperbuat
Demi menelusuri harapanku....
Banyak tantangan,
Banyak hambatan,
Banyak ancaman,
Bila kumenelusuri cita-cintaku...
Oh Tuhan, mampukanlah aku...
Bila kuberjalan melewati api.
Oh Tuhan, mampukanlah aku...
Mampukanlah aku...
Bila kuberlayar melewati ombak.
Kusadar Tuhan aku tak mampu...
Kar'na ku Tuhan manusia tak sempurna.
Hanyalah Engkau Tuhan yang bisa membimbingku
Menelusuri jalan harapan....!
Tarutung, Nopember 2008
Oleh : B. Marada Hutagalung
N.B. :
Saya sangat senang dan bahagia bila para pembaca sekalian dapat memberikan saran dan kritik yang membangun terhadap kisah ini.
Sekian Dan Terima Kasih
Oleh :
B. Marada Hutagalung
Tarutung, 16 Januari 2009

13 January 2009

Surat dari "Sanny Tan" kepada Kab. Tapanuli Utara

Surat dari "Sanny Tan" kepada Kab. Tapanuli Utara

Surat dari Sanny Tan sebenarnya ditujukan kepada para Pemimpin yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara, namun surat elektroniknya (e-mailnya) ditujukan melalui e-mail saya yang kebetulan berdomain taputkab, yakni marada@taputkab.go.id. Saya tidak tahu kenapa harus melalui e-mail saya, padahal masih ada e-mail Pemkab. Tapanuli Utara. Apakah karena e-mail saya tersebut menyatakan bahwa saya berpengaruh di Kabupaten Tapanuli Utara ini? Sejujurnya saya belum memiliki pengaruh apa-apa di Pemerintahan Kab. Tapanuli Utara ini. Kendati demikian, saya hanya bisa menyampaikannya melalui situs ini, sebab kemungkinan besar akan ada yang membacanya. Dan satu hal lagi e-mail ini sudah lama tersimpan di e-mail saya, dan saya tidak sempat membaca. Sebelum dan sesudahnya saya mohon maaf kepada Saudara/i sekalian atas pempublikasian e-mail, dan saya tidak bermaksud untuk memprovokasi baik Pemerintah, kalangan masyarakat beserta para calon-calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara. Saya hanya ingin menyampaikan pesannya. Tepat atau tidak isi dari e-mail tersebut tergantung penilaian Saudara/i pembaca sekalian.

Untuk lebih jelasnya mari kita baca suratnya :
===================================================================
Tanggal:
Wed, 29 Oct 2008 19:31:03 -0700 [30/10/08 09:31:03 WIT]
Dari:
Kepada:
Perihal:
Horas : Pillit ma, Gabe Propinsi Na Balga Manang Pengacau Na Balga
Bagian:
Headers:
Alternative parts for this section:
[text/html]
1,82 KB


Yth. Para Pimpinan
- KPUD
- Bupati TAPUT dan Jajaran
- Pemuka Adat
- Pemuka Agama
- Instansi Pendidikan
- Masyarakat Sosial Lainnya (Lembaga Swasta, Pemerintahan, Petani, Buru, dan Wira Usaha)


Hal : Pillit ma, Gabe Propinsi Na Balga Manang Pengacau Na Balga


Parjolo sahali ma hudok, santabi jo tu angka na manjalo e-mail on, jala hurang do pangatusionku marbahasa batak.

Hu kirim pe on, alani kecewa do ahu mamereng kondisi di Tapanuli Utara dung sidung PILKADA.
Tolong jo pasahat hamuna tu sude angka Calon Bupati dohot na terkait.


Tangkas do hujaha sadarion (30 -10 - 2008) di sada surat kabar nasional, ima : Harian SIB na marjudul "Pengunjukrasa Coba Bakar Kantor KPUD Taput".
Piga - piga bulan na salpu, tong do hujaha di piga-piga surat kabar harian nasional, na paboahan adong sada ni roha ni godang angka na mangangku-ngangku pimpinan masyarakat, na naeng mambahen sada propinsi TAPANULI na secara khusus naeng mamajuhon sude masyarakat Tapanuli pinomparni si Raja Batak..

Alai, sian perbandingan ni baritai, tangkas do naeng si pilliton naeng maju do tapanuli manang na naeng lonong di bagasan
bara ni api sahira Sodong dohot Gomora.

Kuasai hamuna angka dirimuna. Mabiar ma hamu tu DEBATA di angka sude rencana muna, jala asa saut sude angka na sinangkap ni
roha muna dohot sude angka rencana na naeng pamajuhon Tapanuli, khususna Tapanuli Utara.

Horas
Mauliate
Sanny Tan
TAPUT
===================================================================

Catatan : Mohon maaf kepada Sanny Tan atas e-mail yang telah publikasikan kepada umum karena hanya cara itulah yang bisa saya lakukan agar sampai kepada para pemimpin tersebut. Dan mohon maaf juga kepada para pembaca e-mail tersebut juga melampirkan data, namun data tersebut adalah isi dari pada surat di atas.


Isi e-mail dipublikasi ke situs :http://maradagv.worpress.com
Sekian dan Terima Kasih

Oleh :
B. Marada Hutagalung

21 December 2008

Kapan ya ada situs Hutagalung yg bisa diakses?

Kapan ya ada situs Hutagalung yg bisa diakses?

Secara tidak sengaja saya mencari situs-situs marga dari google dan ditemukan situs beberapa komunitas marga batak. Dan akhirnya saya temukan situs http://www.hutagalung.org. Tapi sangat disayangkan situsnya hanya tampilan pertama saja. Pengen sekali sih ada....! Ya, demi kemajuan keturunan marga Hutagalung (anak, boru, bere-ibebere) aku buat aja hutagalungcyber.blogspot.com, sekalipun masih didaftar dari situs gratis!

Marada Hutagalung

18 December 2008

OPINI : Pemekaran Daerah di Sumatera Utara Menuai Kehancuran

Pemekaran Daerah di Sumatera Utara Menuai Kehancuran

Lama sudah Negara Wilayah Kesatuan Republik Indonesia baru bisa memiliki lebih dari 27 propinsi yang pada dulunya 27 propinsi. Sejak lahirnya Peraturan Otonomi Daerah maka terjadilah pemekaran daerah, kabupaten, kota, desa, bahkan Propinsi. Mengenai terbentuknya Negara Timor Leste itu adalah siapa yang pernah menjajah dan tinggal di sana (secara logika teritorial Timor Leste tidak masuk akal milik orang Eropa/Portugis...Red.).

Pemekaran daerah-daerah di Indonesia, secara khusus di Propinsi Sumatera Utara sangat menuai berbagai masalah. Terutama dalam pembentukan Protap (Propinsi Tapanuli). Pembentukan Protap sudah lama direncanakan dan diprakarsai oleh orang-orang yang berpendidikan termasuk orang-orang perantau yang merupakan warga asli dari berbagai daerah Kabupaten yang ada di Sumatera Utara (Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Dairi, Kota Sibolga, Kota P. Sidempuan, Mandailing Natal / Madina, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Samosir, Nias, Nias Selatan dan Pakpak Bharat).

Pada awalnya rencana pemekaran tersebut disetujui para tokoh-tokoh terkenal yang berasal dari daerah Tapanuli Sekitarnya (belum dapat dipastikan adakah unsur-unsur dalam pemekaran tersebut). Namun sangat disayangkan ketika direncanakan bahwa Ibukota Protap di Siborongborong terjadilah perbedaan pendapat. Bahkan di daerah Tapanuli Tengah / Kota Sibolga, juga di Tapanuli Tengah / Kota P. Sidempuan (termasuk Madina) terjadi demo besar-besar untuk menolak penetapan ibukota di Siborongborong (termasuk Kabupaten Baru, Paluta). Jika tidak dibuat di Daerah Sibolga atau di P. Sidempuan maka daerah-daerah tersebut tidak ikut menjadi bagian dari Propinsi Tapanuli.

Ironis sekali permasalahan tersebut, tiba-tiba masyarakat dari beberapa daerah lain juga ikut menolak ikut menjadi bagian dari Protap seperti masyarakat Nias Selatan, Pakpak Bharat.

Menurut para tokoh-tokoh masyarakat/adat/agama dari daerah yang menolak menyatakan adanya unsur-unsur Politik dan SARA. Apakah memang seperti itu? Mungkin benar, mungkin juga tidak.

Lebih parahnya lagi di saat pembentukan Protap, lahir pula pembentukan Propinsi Tapanuli bagian Barat (Protapbar) yakni Tapteng, Kota Sibolga, Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan bebrapa orang dari kabupaten lainnya, dengan ibukota yang direncanakan adalah Sibolga.

Tidak hanya itu saja, muncul pula pencetusan pembentukan Propinsi Tapanuli Bagian Selatan (Protabagsel) yakni Tapanuli Selatan, Kota P. Sidempuan, Madina, dan Paluta yang beribukota di Sipirok atau kemungkinan di P. Sidempuan.

Sedangkan Nias sendiri juga perna merencakan pembentukan Propinsi Nias. Namun tidak jadi karena tidak seutuhnya mendukung dan beberapa masyarakat mendukung Protap dan Protapbar.

Pembentukan Propinsi tersebut menuai kehancuran. Yakinlah, pembentukan Protap, Protapbar dan Protabagsel tidak akan jadi. Kenapa? Protap tidak memiliki daerah Kotamadya minimal satu; Protapbar tidak akan bisa jadi Propinsi karena Pakpak Bharat tidak dekat dengan daerah-daerah yang menjadi Protapbar, apalagi daerah tersebut harus melewati daerah-daerah yang bukan bagian Protapbar; sedangkan Protabagsel juga tidak akan menjadi propinsi karena beberapa daerahnya masih baru mekar menjadi Kabupaten dan Jumlah Kabupatennya tidak cukup untuk membentuk Propinsi.

Sebaiknya Pembentukan/Pemekaran Daerah (Propinsi) harus ditinjau lebih matang lagi dan perlu mempertimbangkan beberapa hal. Unsur-unsur politik dan SARA (juga kepentingan pribadi) harus dilhilangkan.

Tarutung, 18 Desember 2008
Marada Hutagalung
http://maradagv.wordpress.com

16 December 2008

The Women Of North Tapanuli Regency

The Women Of North Tapanuli Regency

Pada sore hari saya sedang berjalan-jalan keliling kota Tarutung untuk menghilangkan rasa penat dan rasa kejenuhan. Pada saat itu saya tiba ketemu dengan seorang wanita cantik yang dulunya adalah teman sekuliahku.

“Eh, ito....! Sepertinya ito pernah saya....”, panggilnya kepadaku.
“Aku juga merasa pernah ketemu dengan ito...., tapi di mana ya....”, sambungku bertanya dengan penasaran.

“Oh...iya, kita kan satu kuliah dulu....! Aku Nia..., ito Marada, kan....” , Akhirnya ia teringat.
“Nia...! Oh, kamu rupanya....! Ternyata kamu makin cantik ya...”, Mataku terus tertuju kepadanya tanpa berkedip.

“Ah biasa aja lagi....”, jawab tersipu malu
“Ito lagi ngapain di sini....”, tanyaku.
“Lagi nunggu teman....”

Beberapa menit kemudian Hp Nia berdering dan langsung diangkatnya...
“Halo, abang lagi di mana....”, Tanyanya. “Aku sekarang lagi di simpang empat dekat wartel...”, Sambungnya kemudian.

Ternyata seorang pria keluar dari wartel tersebut sambil memegang tangan anak kecil dan berjalan
mendekati Nia.

“Eh, ternyata abang dan Dyko uda lama di wartel ya...”, tanya.
“Iya, kita balik yuk....”,
“Eh, kenalkan ini suamiku, ito....! Dan ini Dyko anakku yang paling besar....”, Nia memperkenal mereka berdua kepadaku.

“Marada....”,
“Roy....”,
“Aku Dyko, bang...”, sambut Dyko sambil menyalam tanganku.
“Eh, to....! Kami balik dulu ya....”, nia pamit kepadaku.
“Oh, iya....”, sambut dengan perasaan terheran-heran.

Sangat mengherankan memang, hampir membuatku merasa tak percaya. Wanita secantik yang masih tampak muda ternyata sudah punya menikah dan apalagi sudah punya. Yang membuatku tak percaya adalah bahwa wanita tersebut memiliki wajah yang sangat mirip ABG dan tubuhnya pun tak nampak yang baru melahirkan.

Ternyata wanita sekarang sangat sulit dibedakan apakah sudah menikah atau belum, atau masih anak sekolahan. Hal ini sebenarnya dipengaruhi oleh perkembangan Teknologi Industri dan berbagai perkembangan obat-obatan sehingga para wanita yang ada di kabupaten Tapanuli Utara sudah seperti para wanita-wanita yang ada di Kota-kota besar, atau bisa dikatakan mirip dengan penampilan para artis-artis Indonesia.

Suatu ketika juga saya pernah bertemu dengan seorang wanita yang baru saja pulang dari les. Tampaknya dia seperti anak kuliahan, terlihat dari wajahnya sudah sangat dewasa penuh dengan tebar pesona. Namun aku bertanya kepadanya bahwa ternyata usianya masih 14 tahun. Dan dia bilang dia masih kelas satu SMP. Wah, perkembangan zaman juga ternyata mempengaruhi si wanita (Gadis) muda tersebut.

Tidak hanya itu saja, di saat aku sedang ke Hot Spring alias Pemandian Air Panas yang ada di Kecamatan Sipoholon. Aku melihat dua orang wanita cantik dan sangat seksi sedang menikmati Soft Drink bersama. Tatkala aku langsung dekati mereka karena sangat tak bisa melewatkan wanita cantik begitu saja. Minimal hanya memandang-mandang saja. Akhirnya kami saling berkenalan dan membicarakan banyak hal termasuk hal-hal yang bersifat pribadi namun tidak begitu dalam dan berbagai cerita.

“Hai, boleh duduk di sini, ito...”, pintaku
“Oh, silahkan, ito....”, sambut wanita yang berlensa minus.
“Kenalkan, saya Marada ...”, aku memperkenalkan diri.
“Saya Yanti....”, sambutnya.
“Lusi...”, sambung.

Ada sekitar 30 menit kami bercerita banyak hal sampai pada akhirnya kami membahas ke hal yang pribadi.

“Maaf to, kalau boleh tanya usia ito Yanti berapa ya...”, tanyaku kepada Yanti.
“Tiga puluh tujuh tahun, to...”, jawabnya sambil meneguk coca colanya.
“Ah, masa...”, aku terkejut. “Ito Lusi berapa...”, beralih bertanya kepada Lusi.
“Usiaku 36 tahun....”, jawabnya santai.

“Ah, yang seriuslah ito bilang”, aku makin bertambah heran. “Masa usia orang ito tidak sesuai
dengan wajah dan badan ito? Berdeketan lagi...”.
“Kalau ito ga percaya, ni KTP-ku...”, Yanti langsung menunjukkan KTP-nya.
“Sekalian KTP-ku....”, sambung Lusi sambil memberikan KTP kepadaku.

Karena aku semakin penasaran akhirnya aku terima dan perhatikan KTP tersebut. Ternyata memang benar usia yang mereka sebutkan. Usia Yanti memang 37 tahun namun di KTP-nya dicantumkan dia belum menikah. Sedangkan Lusi usianya 36 tahun namun sudah menikah. Dilihat dari keterangan KTP masing bahwa mereka satu alamat dan marga mereka sama.

“Orang ito kakak-adik ya...”, tanyaku penasaran.
“Iya, to...! Emang kenapa...”, kata Yanti.
“Ga’ kenapa-napa..., hanya heran aja koq bisa adiknya duluan nikah...”, jelasku kepada mereka.

“Ya, maklumlah....! Mungkin belum waktunya, to...”, jelas Yanti.
“Berarti ito Lusi sudah punya anak...”, tanyaku kembali.
“Iya, tiga orang. Paling besar sudah kelas satu SMP....”, jawan Lusi.

Wah, ternyata wanita sekarang sangat sulit dibedakan. Dari pertemuan tersebut sangat sulit membedakan apakah mereka sudah menikah atau belum, juga sangat sulit membedakan apakah usia mereka masih muda atau sudah tua.

Pengalaman lain, kalau aku amat-amati para wanita (anak gadis) yang merupakan anggota Remaja/Pemuda/i Gereja di GKPI Pearaja Tarutung (tempat aku berjemaat) mereka kelihatannya sudah dewasa, jauh berbeda di waktu mereka memakai seragam SMA di waktu sekolah.

Percaya atau tidak, para wanita secara umum di Tapanuli Utara, secara khusus di kota Tarutung sudah sangat sulit dibedakan. Mohon maaf, penelitian ini memang tidak secara ilmiah saya lakukan namun saya lakukan hanya bersifat pengalaman sehari-hari saja di saat saya bertemu dan berkenalan dengan beberapa wanita. Kecantikan para wanita di Kabupaten Tapanuli Utara sudah tidak kalah lagi dengan para wanita yang ada di kota-kota besar lainnya juga tidak kalah kalau dibandingkan dengan artis-artis Indonesia. Karir wanita juga sudah lumayan di Kabupaten Tapanuli Utara.

Tapi, soal kedewasaan jiwa para wanita di Kabupaten Tapanuli Utara saya belum bisa jelaskan, karena bisa saja usianya sudah dewasa tapi jiwanya belum, atau sebaliknya usianya masih sangat muda tapi jiwanya sudah dewasa.

Ingin lebih jelasnya lagi, kiranya para pembaca langsung saja tanya ama wanita-wanita yang di Kabupaten Tapanuli Utara, atau langsung turun ke lapangan.

Terima Kasih.
Tarutung, 16 Desember 2008
Oleh : B. Marada Hutagalung

11 December 2008

The Kinds of The Application Of Internet Browser For PC

Netscape Navigator
Netscape Navigator merupakan browser web yang terkenal pada era 1990-an dan paling banyak digunakan sebelum kemunculan Internet Explorer dari Microsoft, yang dibuat oleh Netscape Corporation. Pada zamannya, Netscape banyak digunakan oleh pengguna karena memang lebih baik dibandingkan dengan beberapa web browser berbasis grafis yang lainnya saat itu. Netscape tersedia dalam platform Windows 16-bit (Win16), Windows 32-bit (Win32), UNIX, serta Macintosh. Netscape Navigator merupakan browser yang dibuat dari basis kode sumber Mosaic Web Browser dari National Center for Supercomputing Applications (NCSA), karena memang pembuat NCSA (Marc Andressen) adalah pendiri Netscape Corporation. Selain tersedia dalam bentuk Netscape Navigator, Netscape juga mengeluarkan paket suite Internet, yang disebut sebagai Netscape Communicator, yang menggabungkan Navigator, klien e-mail, editor halaman web, dan aplikasi lainnya.

Pada tahun 1999, Netscape Corporation diakusisi oleh America Online (AOL), dan proyek Gecko yang sedang dibuat oleh Netscape pun dibuat terbuka kode sumbernya (open source) setelah Netscape mendirikan proyek Mozilla.org. Jadi bisa diambil kesimpulan bahwa Netscape Navigator adalah browser web yang merupakan gagasan bagi browser Mozilla Firefox.

Internet Explorer
Internet Explorer, disingkat IE atau MSIE, adalah sebuah browser web proprieter yang gratis dari Microsoft. Ia tersedia untuk kebanyakan versi Microsoft Windows, namun Microsoft telah berhenti mengeluarkan versi ter-update untuk semua platform kecuali Windows XP. Untuk beberapa waktu lamanya, Microsoft juga mengeluarkan Internet Explorer untuk Mac (yang berdasarkan mesin pengarsir yang berbeda) dan versi-versi untuk penggunaan melalui X Window System pada Solaris dan HP-UX,tetapi kini mereka sudah tidak dikembangkan.

Internet Explorer hingga kini masih merupakan browser web yang paling banyak digunakan, meliputi 93.7% dari keseluruhan penggunaan browser menurut sebuah perusahaan penganalisa web WebSideStory. Explorer diikutkan sebagai browser default di semua versi Microsoft Windows sejak Windows 95 OSR-2.

Windows XP Service Pack 2 keluaran Microsoft beberapa lama ini menambah beberapa fitur keamanan penting kepada Internet Explorer, termasuk firewall Windows yang sudah diupdate dan pemblokir pop-up. Ini dilakukan untuk meredam kekhawatiran mengenai spyware yang telah menyerang Explorer dengan berat. Microsoft menganjurkan para pengguna untuk mengupdate Microsoft Windows (melalui Windows Update) secara berkala.

Mozilla Firefox
Mozilla Firefox (aslinya bernama Phoenix dan kemudian untuk sesaat dikenal sebagai Mozilla Firebird) adalah penjelajah web antar-platform gratis yang dikembangkan oleh Yayasan Mozilla dan ratusan sukarelawan. Versi 3.0 dirilis pada 17 Juni 2008.
Sebelum rilis versi 1.0-nya pada 9 November 2004, Firefox telah mendapatkan sambutan yang sangat bagus dari pihak media, termasuk dari Forbes dan Wall Street Journal. Dengan lebih dari 5 juta download dalam 12 hari pertama rilisnya dan 6 juta hingga 24 November 2004, Firefox 1.0 adalah salah satu perangkat lunak gratis, sumber-terbuka (open-source) yang paling banyak digunakan di antara pengguna rumahan.

Melalui Firefox, Yayasan Mozilla betujuan untuk mengembangkan sebuah browser web yang kecil, cepat, simpel, dan sangat bisa dikembangkan (terpisah dari Mozilla Suite yang lebih besar). Firefox telah menjadi fokus utama perkembangan Mozilla bersama dengan client e-mail Mozilla Thunderbird, dan telah menggantikan Mozilla Suite sebagai rilis browser resmi Yayasan Mozilla.
Di antara fitur populer Firefox adalah pemblokir pop-up yang sudah terpasang di dalamnya, dan sebuah mekanisme pengembangan (extension) untuk menambah fungsionalitas tambahan. Meskipun fitur-fitur ini sudah tersedia untuk beberapa lamanya di browser-browser lainnya seperti Mozilla Suite dan Opera, Firefox merupakan browser pertama yang mendapatkan penerimaan dalam skala sebesar ini. Firefox ditargetkan untuk mendapat sekitar 10% pangsa pasar Internet Explorer keluaran Microsoft (browser paling populer dengan margin yang besar (per 2004) hingga tahun 2005, yang telah disebut oleh banyak orang sebagai tahun kembalinya perang browser.
Firefox telah mendapatkan perhatian sebagai alternatif kepada Internet Explorer sejak Explorer dikecam karena tuduhan ketidakamanannya—pihak yang setuju terhadap anggapan ini mengatakan Explorer tidak mengikuti standar Web, menggunakan komponen ActiveX yang sering membahayakan, dan kelemahannya terhadap pemasangan spyware dan malware—dan kurangnya fitur-fitur yang dianggap pemakai Firefox penting. Microsoft sendiri telah merespons bahwa mereka tidak menganggap jika isu-isu mengenai keamanan dan fitur Explorer perlu dikhawatirkan.
Versi 2.0 diluncurkan pada 24 Oktober 2006. Pada versi 2.0 ini, Mozilla mempunyai bug (kelemahan) yaitu akan “crash” jika membuka web page (halaman Web) yang sangat besar dan memiliki JavaScript, namun hal ini telah diperbaiki.

Versi 3.0 yang diluncurkan pada 17 Juni 2008 merupakan versi pertama yang mendukung antarmuka Bahasa Indonesia.

Konqueror
Konqueror adalah sebuah browser web untuk sistem operasi Linux berbasis KDE. Browser web ini adalah browser web standar pada Linux. Selain bisa digunakan unytuk menjelajah web, Konqueror ini juga dapat digunakan untuk menjelajah isi komputer dan juga bisa digunakan menjadi penampil dokumen universal. Selain mendukung fungsi standar itu, Konqueror juga mendukung tabbed browsing, shell, dan mendukung penampil identitas browser yang dapat diubah ke sejumlah besar nama browser, misalnya Mozilla Firefox, dan lain lain.

Opera
Opera adalah penjelajah web dan paket perangkat lunak Internet antar-platform. Opera terdiri dari kumpulan perangkat lunak untuk Internet seperti penjelajah web, serta perangkat lunak untuk membaca dan mengirim surat elektronik. Opera dibuat oleh Opera Software yang bermarkas di Oslo, Norwegia. Opera dapat dijalankan di berbagai sistem operasi, termasuk Microsoft Windows, Mac OS X, Solaris, FreeBSD dan Linux.

Pengembangan Opera dimulai pada tahun 1994. Kala itu Opera merupakan sebuah proyek penelitian di Telenor, perusahaan telekomunikasi terbesar di Norwegia. Hingga Juli 2006, Opera telah mencapai versi 9 yang bisa diunduh gratis. Opera mempunyai 1,41% persentase pengguna di pasar browser. Alasan penggunannya memilih Opera adalah karena Opera dianggap ringan dan cepat dibanding Internet Explorer.

Selain dalam bentuk browser web, Opera juga hadir dalam bentuk mobile yang bisa dijalankan di telepon genggam atau PDA.

Lynx
Lynx adalah salah seekor dari 17 jenis kucing liar yang berukuran sedang. Semuanya adalah anggota dari genus Lynx, namun ada banyak kekacauan tentang cara terbaik untuk menggolong-golongkan spesies felis di masa kini. Sebagian ahli menggolongkan mereka sebagai bagian dari genus Felis.

Safari
Safari adalah sebuah penjelajah web buatan Apple Inc. yang awalnya ditujukan khusus bagi sistem operasi Mac OS. Safari dibundel bersama Mac OS X dan merupakan penjelajah web default di sistem operasi tersebut sejak Mac OS X v10.3. Sebelumnya dari tahun 1997 hingga 2003, Mac OS X menggunakan Internet Explorer for Mac sebagai penjelajah web default. Pada 11 Juni 2007, versi preview untuk Windows dari Safari diperkenalkan pada Konferensi Pengembang Sedunia Apple di San Francisco.

Google Chrome

Google Chrome adalah sebuah penjelajah web sumber terbuka yang dikembangkan oleh Google dengan menggunakan mesin rendering WebKit. Proyek sumber terbukanya sendiri dinamakan Chromium.

Versi beta untuk Microsoft Windows diluncurkan pada 2 September 2008 dalam 43 bahasa. Versi Mac OS X dan Linux sedang dalam pengembangan dan dijadwalkan untuk dirilis tak lama lagi.
Tulisan ini saya ambil dari http://solihatbudisetiyadi.wordpress.com/2008/10/20/jenis-jenis-browser/
Perlu kita ketahui Mozilla yang telah menciptakan Mozilla FireFox juga telah menciptakan Borwser baru yakni :

SeaMonkey
Browser ini dapat digunakan pada OS Windows XP/Vista dan juga Linux.

Flock – The Sosical Web Browser
Klik http://www.flock.com/
Browser ini digunakan pada OS Windows XP/Vista.
Menurut observasi dan wawancara yang saya lakukan bahwa Mozilla FireFox adalah browser yang paling sering dipakai dan Internet Explorer (IE) diurutan kedua dan dilanjutkan dengan Opera.
Yang menjadi pertanyaan adalah : Masihkah ada aplikasi browser-browser lain untuk PC?
Mohon pembaca sekalian memberi memberi tahu apakah masih ada browser lain.

Trima kasih.
B. Marada Hutagalung

23 November 2008

Kidung Perpisahaan

Kidung Perpisahan

"Kidung Perpisahan" adalah merupakan sebuah lagu yang diciptakan oleh B. Marada Hutagalung,S.Th yang pembuatannya dimuali pada tanggal 31 Maret 2004.

Pada awalnyaLagu ini ditujukan untuk perpisahan para mahasiswa/i yang akan berangkat PPL (Praktek Pengalaman Lapangan), namun ternyata lagu ini pas buat para saudara/i lainnya yang akan berpisah dari tempat tugas sekarang menuju tempat tugas lainnya, tempat tugas baru.

Lagu ini dapat didownload secara gratis, yakni gambar dengan format *.BMP, kapasitas 643 Kb.

Lagu dapat diaransemen sesuai dengan selera para seniman yang berminat terhadap lagu ini tanpa harus mengganti nama pencipta.

Download : klik - DOWNLOAD! (harus mendaftar)
atau klik DOWNLOAD! (Drive.Google.com)

Terima Kasih

B. Marada Hutagalung

Jangan Menangis

Jangan Menangis

"Jangan Menangis" adalah merupakan sebuah lagu yang diciptakan oleh B. Marada Hutagalung,S.Th yang pembuatannya dimulai pada tanggal 30 Maret s/d 15 April 2005. Sesudah terjadi beberapa bencana yang melanda Indonesia.

Lagu ini ditujukan untuk menghibur para korban yang dilanda bencana/musibah. Lagu ini merupakan sumbangan saya kepada mereka yang menjadi korban, karena saya tidak memberikan harta yang bersifat material. Namun lagu ini dapat memberi semangat kepada mereka yang terkena bencana.

Lagu ini dapat didownload secara gratis, yakni gambar dengan format *.BMP, kapasitas 906 Kb.

Lagu dapat diaransemen sesuai dengan selera para seniman yang berminat terhadap lagu ini tanpa harus mengganti nama pencipta.

Download : klik - DOWNLOAD!(harus mendaftar)
atau klik DOWNLOAD! (Drive.Google.com)

atau secara otomatis, klik di bawah ini:

Terima Kasih

B. Marada Hutagalung

17 November 2008

TARUTUNG NA ULI

Tarutung Na Uli adalah salah sebuah judul lagu yang berasal dari daerah Batak Toba yang diciptakan oleh Buttu Marada Hutagalung, S.Th pada tanggal 01 s/d 17 April 2008 di Tarutung.

Lagu ini ditujukan untuk memperkenal kota Tarutung ke seluruh penjuru dan juga agar parantau tetap ingat dengan daerahnya atau tempat tinggalnya. Secara khusus lagu ini diciptakan untuk menyatakan rasa kecintaan sang pencipta lagu terhadap daerahnya.

Lagu ini pernah diperlombakan pada acara Festival Lomba Cipta Lagu Batak Tahun 2008, namun lagu ini tidak berhasil mendapat prestasi. Juga sangat disayangkan ternyata perhatian dari Camat Tarutung terhadap lagu ini. Kendati demikian, lagu tetap dipublikasikan di dunia jaringan internet.
Lagu ini dapat diunduh/di-download, dan pencipta lagu juga menerima saran dan kritik yang membangun dari saudara/i.


Format Musik yang saya gunakan adalah format Midi dengan dua versi, dan tiga midi, serta dilengkapi dengan partiturnya.

Lebih lengkapnya dapat mendownload file dalam zip (partitur dan midinya) :
klik DOWNLOAD!

atau klik DOWNLOAD! (Drive.Google.com)

atau secara otomatis, klik di bawah ini:


Sekian dan Terima Kasih.
B. Marada Hutagalung,S.Th